TOPIK TAKALAR

Kamis, 17 September 2026

Bupati Takalar Apresiasi Inovasi Digital SIDATABERU dan Law Consult di Desa Kampung Beru

TAKALAR – Pemerintah Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terus mendorong peningkatan pelayanan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan dua inovasi, yakni Sistem Informasi Data Keluarga Kampung Beru (SIDATABERU) dan Law Consult, yang diperkenalkan dalam audiensi bersama Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, di ruang rapat Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kamis (17/9/2026).

Kepala Desa Kampung Beru, Muhammad Ali, S.H., menjelaskan, SIDATABERU dikembangkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar, sementara Law Consult merupakan layanan konsultasi hukum berbasis digital yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

SIDATABERU diperuntukkan bagi pemerintah desa untuk mengelola data kependudukan secara lebih praktis dan efisien, termasuk data rumah atau Kartu Keluarga (KK), serta statistik kependudukan hingga tingkat dusun yang mencakup jumlah penduduk, jenis kelamin, perokok aktif, lansia, dan status perkawinan.

Selain pengelolaan data, SIDATABERU dilengkapi fitur pembuatan dan pemindaian barcode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi data setiap rumah warga. Sementara itu, Law Consult dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan konsultasi hukum sejak tahap awal tanpa harus langsung datang ke tempat layanan.

Akses layanan dapat dilakukan melalui barcode yang tersedia di Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa Kampung Beru, dengan pilihan konsultasi melalui chat, panggilan suara, maupun panggilan video.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengapresiasi inovasi tersebut dan mendorong agar pemanfaatan teknologi benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan konkret pemerintah desa dan masyarakat.

Menurutnya, digitalisasi data kependudukan dapat membantu pemerintah desa dalam memperoleh informasi secara cepat serta menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan peningkatan pelayanan. Ia juga menilai layanan konsultasi hukum berbasis digital dapat menjadi pintu awal bagi masyarakat untuk memperoleh informasi ketika menghadapi persoalan hukum.

“Ukuran keberhasilannya bukan hanya aplikasinya ada, tetapi apakah perangkat desa menggunakannya dan apakah masyarakat benar-benar terbantu. Kalau datanya diperbarui dan layanannya dipakai, teknologi itu baru memberi manfaat,” ujar Daeng Manye.

Dalam pengembangan SIDATABERU, tim KKN UIN Alauddin Makassar yang terlibat yakni Al Rasyak Izwar dan Indardewa Rahman. Sementara pengembangan Law Consult melibatkan tim PPK Ormawa Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Fakultas Hukum UMI Makassar, yaitu Muhammad Atif, Muhammad Fadel, Jibran Ahmad, dan Asnawir.

Pengembangan kedua layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Kampung Beru memperluas pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan administrasi dan informasi hukum.


Sekda Takalar Ingatkan ASN: Semangat Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Karya Nyata

TAKALAR – Upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Takalar digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Sulawesi Selatan, Kamis (17/9/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar Muhammad Hasbi bertindak sebagai inspektur upacara.

Prosesi diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, kemudian dilanjutkan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, pengucapan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), serta doa.

Mayoritas ASN mengenakan pakaian Korpri, sementara personel Satpol PP Takalar menggunakan pakaian dinas harian (PDH). Upacara tersebut turut dihadiri unsur Polres Takalar, Dandim 1426/Takalar, Ketua Pengadilan Agama Takalar, Ketua DPRD Takalar, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam amanatnya, Muhammad Hasbi menegaskan bahwa pelaksanaan upacara setiap tanggal 17 tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial pemerintahan. Menurutnya, Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum pembinaan bagi aparatur pemerintah, TNI, Polri, PNS, PPPK, dan seluruh abdi negara untuk memperkuat tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Pelaksanaan upacara setiap tanggal 17 bukan hanya seremonial, tetapi merupakan momentum pembinaan bagi Aparatur Pemerintah, TNI, Polri, PNS, PPPK, dan seluruh abdi negara,” ujar Hasbi.

Hasbi juga meminta agar semangat kemerdekaan tidak berhenti dalam bentuk peringatan, tetapi diwujudkan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab, integritas, karya nyata, serta kecepatan dalam melaksanakan tugas.

“Semangat 17 Kemerdekaan RI harus tetap diingat setiap saat, dan diwujudkan dalam bentuk tanggung jawab, karya nyata, integritas, serta kecepatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya penerapan manajemen yang baik, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengawasan.

Dalam kesempatan tersebut, Hasbi turut menyinggung persiapan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama DPRD Takalar.

Ia meminta seluruh OPD mempersiapkan mental, argumentasi, data, serta dokumen pendukung sebelum mengikuti pembahasan. “Saya minta persiapkan mental, argumentasi, data, dan dokumen pendukung lainnya dalam rangka mengikuti pembahasan KUA-PPAS,” katanya.

Ia menegaskan, setiap usulan anggaran tidak cukup hanya berupa daftar kebutuhan, tetapi harus dilengkapi indikator, target, dasar hukum, dan penjelasan mengenai kontribusinya terhadap kepentingan masyarakat.

Upacara Hari Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Takalar kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Takalar.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran aparatur untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas, meningkatkan disiplin, serta menghadirkan pelayanan publik yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Rabu, 16 September 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Terima Penghargaan InTechSEA 2026 Kategori Gold Bidang Pangan

Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye menerima penghargaan InTechSEA 2026 kategori Gold pada bidang pangan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap program dan kinerja strategis di sektor pangan yang dijalankan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar.

Penganugerahan penghargaan berlangsung dalam kegiatan Penganugerahan Penghargaan kepada Para Pemenang InTechSEA 2026, yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin, 14 September 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta, Capital Place, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 18, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

InTechSEA 2026 menjadi ajang yang mempertemukan dan memberikan apresiasi terhadap berbagai program, inovasi, serta kinerja strategis yang dinilai mampu menghadirkan solusi nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan.

Dalam kategori nasional, salah satu bidang yang menjadi perhatian adalah pangan, dengan subtopik swasembada pangan.

Penghargaan kategori Gold yang diraih Takalar menjadi bagian dari pengakuan terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pangan dan mendorong program yang berdampak terhadap masyarakat.

Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima tersebut. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait untuk terus meningkatkan kinerja serta menghadirkan inovasi di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Menurutnya, pembangunan sektor pangan membutuhkan kerja bersama, mulai dari pemerintah, masyarakat, petani, hingga berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan.

Penghargaan tersebut juga menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Takalar untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, InTechSEA 2026 yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin mengusung semangat sinergi antara sains, teknologi, dan tanggung jawab sosial-lingkungan.

Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung terhadap pembangunan Indonesia berbasis inovasi yang berangkat dari kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak luas.

Khususnya dalam bidang pangan, inovasi dan kolaborasi dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan serta mendukung terwujudnya swasembada pangan secara berkelanjutan.

Bagi Kabupaten Takalar, penghargaan Gold InTechSEA 2026 menjadi capaian sekaligus motivasi untuk terus memperkuat program pembangunan di sektor pertanian, perkebunan, hortikultura, dan ketahanan pangan demi memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Sabtu, 12 September 2026

Bupati Takalar Hadir Di Pabrik Gula Takalar Dalam Acara Syukuran Panen Raya Tebu

TAKALAR – Kehadiran Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menjadi angin segar bagi para petani tebu di Polongbangkeng.

Daeng Manye hadir secara langsung di tengah para petani di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur. Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor perkebunan tebu.

Sekitar 120 hektare lahan tebu yang sebelumnya terancam gagal panen akhirnya berhasil dipanen. Proses panen tersebut difasilitasi Pemerintah Kabupaten Takalar bersama PTPN.

Di hadapan para petani, Daeng Manye menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga meminta agar para petani didata melalui CPCL sehingga dapat memperoleh dukungan dalam berbagai program pemerintah.

“Perjuangan kita bersama, termasuk bersama PTPN, adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barugaya, khususnya para petani tebu,”ujar Daeng Manye.

Ketua HIPMI Takalar, Irwan Ola, menilai kehadiran Daeng Manye merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap para petani. Menurutnya, Bupati Takalar tidak hanya menyampaikan komitmen, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.

“Kehadiran Bapak Bupati Takalar bukan lagi sekadar cerita, tetapi telah dibuktikan dengan kehadiran beliau di tengah-tengah kita. Hal ini menunjukkan bahwa Bapak Bupati memiliki kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para petani di Polongbangkeng,” kata Irwan Ola.

Sementara itu, petani tebu, Daeng Leo, mengaku bangga atas kehadiran Bupati Takalar. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap para petani dapat terus berlanjut.

“Kami sangat bangga atas kehadiran Daeng Manye selaku Bupati Takalar. Ini merupakan kali pertama seorang bupati hadir secara langsung di tengah-tengah kami, khususnya para petani tebu. Terima kasih Bapak Bupatiku. Semoga selalu diberikan kesehatan. Aamiin.”ujar Daeng Leo ke awak media gemaraya. (13/09).

Bagi para petani, kehadiran Daeng Manye bukan sekadar kunjungan. Kehadiran tersebut menjadi simbol perhatian dan harapan agar dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian tebu terus ditingkatkan. 



Jumat, 11 September 2026

Kabid Diskominfo-SP Takalar Pimpin Rapat Bersama Tim Humas Via WA Vidio Call

TAKALAR – Kondisi kesehatan tidak menghalangi Kepala Bidang Kehumasan dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Takalar, H. Andi Gunawan, S.S., M.AP., untuk tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.(10/9/2026)

Pada Kamis (10/9/2026), H. Andi Gunawan memimpin rapat secara daring melalui Zoom Meeting. Rapat tersebut membahas rencana pengadaan perlengkapan kantor serta perbaikan dan optimalisasi Radio Pemerintah Daerah Takalar, Suara Lipang Bajeng (Slibe FM).

Rapat ini menjadi bagian dari upaya Bidang Kehumasan dan Komunikasi Publik Diskominfo-SP Takalar dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Keberadaan radio pemerintah dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu media komunikasi publik dalam menyampaikan berbagai informasi terkait program, kebijakan, pelayanan, serta kegiatan Pemerintah Kabupaten Takalar kepada masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Kabid Humas menekankan pentingnya dilakukan pendataan secara rinci terhadap seluruh perlengkapan dan peralatan radio yang tersedia saat ini. Pendataan meliputi kondisi peralatan, kebutuhan perbaikan, kebutuhan pengadaan, serta berbagai perlengkapan penunjang yang diperlukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan kantor dan operasional Slibe FM.

“Guna memperlancar penyebaran informasi di Bidang Kehumasan, kita perlu merinci alat dan kebutuhan kantor yang diperlukan untuk menunjang kelancaran pekerjaan,” jelas H. Andi Gunawan.

Ia juga menekankan agar setiap kebutuhan yang telah diidentifikasi dapat disusun berdasarkan skala prioritas, sehingga proses perbaikan dan pengadaan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

Perbaikan dan optimalisasi Slibe FM diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan informasi publik melalui media radio, sekaligus memperkuat peran Diskominfo-SP Takalar dalam menyampaikan informasi pemerintahan dan pembangunan kepada masyarakat.

Melalui pembenahan sarana dan prasarana tersebut, Slibe FM diharapkan dapat beroperasi secara lebih optimal dan menjadi salah satu kanal komunikasi publik yang mampu menjangkau masyarakat secara luas.


Rabu, 09 September 2026

Bupati Takalar Mengingatkan ASN dan PPPK Siapkan Perlindungan Finansial Sejak Dini Hadapi Masa Purnabakti

TAKALAR - Bupati Takalar Dorong ASN dan PPPK Siapkan Perlindungan Finansial Sejak Dini Hadapi Masa Purnabakti
Bupati Takalar Dorong ASN dan PPPK Siapkan Perlindungan Finansial Sejak Dini Hadapi Masa Purnabakti
PORTALMETRO.ID, Takalar – Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar untuk mulai mempersiapkan perlindungan dan perencanaan finansial sejak dini sebagai bekal menghadapi masa purnabakti.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Takalar saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Takalar dengan PT Asuransi Jiwa Taspen atau Taspen Life di Mercure Hotel Makassar, Jalan AP Pettarani No. 4, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/9/2026).

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman sekaligus pilihan perlindungan finansial bagi ASN dan PPPK di Kabupaten Takalar dalam mempersiapkan masa depan, khususnya saat memasuki masa pensiun.

Daeng Manye menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 3.900 ASN dan PPPK yang menjadi bagian dari aparatur Pemerintah Kabupaten Takalar. Jumlah tersebut dinilai sebagai potensi besar yang membutuhkan sosialisasi lebih luas terkait manfaat perlindungan dan perencanaan masa depan melalui Taspen Life.

“Sekitar 3.900, kurang lebih 4.000 lah semua, jadi kali dua 8.000. Ini menjadi potensi market daripada Taspen,” kata Daeng Manye.

Menurutnya, pemahaman ASN dan PPPK mengenai pentingnya perlindungan finansial masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, ia meminta agar program sosialisasi dilakukan secara masif dan menyentuh seluruh jajaran perangkat daerah.

“Berarti masih banyak sekali, sangat banyak. Ini kan butuh pemahaman dari para ASN, PPPK, manfaat daripada Taspen ini,” ujarnya.

Persiapan Pensiun Harus Dilakukan Sejak Usia Produktif

Daeng Manye menegaskan bahwa persiapan menghadapi masa pensiun tidak seharusnya baru dilakukan ketika pegawai mendekati usia purnabakti. Menurutnya, ASN dan PPPK perlu membangun perencanaan keuangan sejak masih berada pada usia produktif.

Ia bahkan membagikan pengalamannya ketika bekerja di Telkom dan melihat sejumlah pegawai yang mengalami persoalan setelah memasuki masa pensiun akibat kurangnya kemampuan dalam mengelola dana yang diterima.

“Karena pengalaman kita, mereka jago di pekerjaan, tapi tidak jago bisnis. Nah, begitu selesai, langsung kena tipu, habis, Pak,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Bupati Takalar mengusulkan agar sosialisasi program perlindungan dan perencanaan masa depan dilakukan secara bertahap, dimulai dari para pejabat, kemudian diteruskan kepada seluruh ASN dan PPPK di masing-masing perangkat daerah.

“Langkah taktis dan teknisnya itu sosialisasi kepada pejabat dulu, ketuk tular, terus ke bawah, ke bawah,” katanya.

Selain sosialisasi, Daeng Manye juga meminta perangkat daerah terkait memastikan validitas data kepegawaian sebagai dasar kepesertaan dan pembayaran premi.

“Ketika sudah Taspen, database-nya valid, setiap bulan juga harus dipotong, jadi ini juga bentuk validasi data ke dalam, ini juga penting,” jelasnya.

Ingin ASN Tenang dan Tetap Sejahtera Saat Purnabakti

Menurut Daeng Manye, perlindungan dan perencanaan masa depan bagi ASN dan PPPK merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mendukung jaminan kesejahteraan sosial bagi aparatur.

“Bagi kami di Pemda manfaatnya bahwa tugas kami untuk jaminan kesejahteraan sosial ini bisa terselesaikan,” tuturnya.

Ia juga secara khusus mendorong ASN generasi muda, terutama pegawai berusia di bawah 30 tahun, agar mulai memikirkan perlindungan finansial sejak awal bekerja.

“Yang kelahiran 2000-an lah, yang masih umur 25, di bawah 30, itu diajak sekalian,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut semakin penting karena dalam beberapa tahun mendatang cukup banyak ASN yang akan memasuki masa pensiun.

“Banyak mau pensiun-pensiun ini, lima tahun terakhir ini banyak mau pensiun,” katanya.

Bupati Takalar berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Taspen Life dapat memberikan rasa aman dan ketenangan kepada ASN maupun PPPK sehingga mereka dapat menjalankan tugas pemerintahan secara lebih fokus dan produktif.

“Silakan ini teman-teman manfaatkan,” katanya.

Ia berharap para aparatur tidak lagi merasa khawatir berlebihan mengenai keberlangsungan kehidupan setelah memasuki masa purnabakti.

“Sehingga mereka tenang, kerja fokus. Ndak mikir lagi, insyaallah asap dapurnya masih tetap ngebul kalau sudah pensiun,” ujarnya.

Taspen Life Komitmen Dukung Kesejahteraan ASN

Sementara itu, Kepala Divisi Distribusi Pemasaran PT Taspen Makassar, Lulus Heriyanto, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Taspen Life dan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Menurutnya, kesejahteraan ASN tidak hanya berkaitan dengan penghasilan selama masih aktif bekerja, tetapi juga mencakup perlindungan finansial bagi pegawai dan keluarganya.

“ASN merupakan pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” kata Lulus.

Ia menjelaskan, penandatanganan PKS tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan perlindungan bagi ASN, mulai dari perlindungan jiwa, perencanaan keuangan hingga persiapan menghadapi masa purnatugas.

Dengan adanya kerja sama tersebut, ASN diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang, produktif dan fokus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Takalar.

Taspen Life, lanjut Lulus, sebagai salah satu anak perusahaan Taspen Group, berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan ASN.

“Semoga kerja sama ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi Pemerintah Kabupaten Takalar dan seluruh ASN yang sejahtera, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya.

Lulus juga menyampaikan apresiasi kepada Branch Manager PT Taspen (Persero), Fani Yuda, atas dukungan dan arahannya kepada jajaran Taspen Life Relation Officer Kantor Cabang Makassar.

Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Taspen Life ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran ASN dan PPPK mengenai pentingnya perlindungan finansial serta perencanaan masa depan, sehingga kesejahteraan aparatur tetap terjaga, baik selama menjalankan tugas maupun setelah memasuki masa purnabakti.


Selasa, 08 September 2026

Panen Raya Tebu Barugaya, Daeng Manye Bawa Kabar Gembira untuk Petani


Panen tebu seluas sekitar 120 hektare di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya terealisasi setelah sebelumnya sempat terancam gagal panen.

Keberhasilan itu dirayakan dalam panen raya yang dihadiri Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye pada Selasa, (8/09/2026). Kegiatan berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 Wita dan dihadiri Anggota DPRD Takalar Ichsan Ariansyah Muchtar dan Nur Alim Rukman.

Puluhan petani bersama ibu-ibu warga Barugaya ikut hadir. Bagi masyarakat, panen tersebut bukan sekadar aktivitas pertanian, tetapi juga menjadi momentum syukuran atas hasil yang akhirnya dapat dinikmati petani.

Daeng Manye mengatakan sekitar 120 hektare lahan tebu tersebut sebelumnya berada dalam kondisi yang nyaris gagal panen. Namun, melalui fasilitasi Pemerintah Kabupaten Takalar bersama PTPN, seluruh lahan akhirnya dapat dipanen.

“Alhamdulillah, kurang lebih 120 hektare yang hampir gagal panen, tetapi karena fasilitasi Pemda dan PTPN akhirnya semua dipanen,” kata Daeng Manye.

Menurut dia, hasil panen mulai memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama petani tebu di Desa Barugaya.

Daeng Manye juga mengapresiasi kehadiran anggota DPRD Takalar yang dinilainya aktif turun ke masyarakat dan menyerap langsung aspirasi warga.

“Tepuk tangan untuk Pak Dewan, beliau sering hadir dan selalu membersamai saya ketika turun kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat penting untuk memastikan kebutuhan petani mendapat perhatian pemerintah.

Selain DPRD, Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada pihak PTPN yang selama ini intens berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Takalar mengenai perkembangan komoditas tebu dan kondisi petani.

“Seringka koordinasi dengan beliau, membicarakan bagaimana perkembangan tebu dan bagaimana rakyat yang ada di Takalar ini,” katanya.

Bagi Daeng Manye, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PTPN menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan usaha petani tebu. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya memperjuangkan agar masyarakat petani mendapatkan dukungan melalui berbagai program.

Dalam kesempatan itu, Daeng Manye meminta Dinas Pertanian Takalar memasukkan masyarakat Barugaya dalam CPCL agar dapat menjadi sasaran program pemerintah pada masa mendatang.

“Masukkan dalam CPCL, sehingga menjadi perhatian pemerintah ke depan,” tegasnya.

Ia juga berharap PTPN dapat terus memberikan dukungan, khususnya dalam proses penanaman, sehingga masyarakat dapat lebih fokus mengelola lahan yang mereka miliki.

“PTPN untuk tanam sehingga masyarakat kita fokus,” ujarnya.

Daeng Manye mengatakan keberhasilan panen tersebut menjadi kabar baik karena berkaitan langsung dengan penghidupan masyarakat.

“Saya datang membawa kabar gembira, perjuangan saya bersama teman-teman semua, termasuk PTPN, untuk memajukan kesejahteraan rakyat di Barugaya,” katanya.

Ia kemudian mengajak masyarakat Barugaya menjaga kekompakan sekaligus mendukung program pemerintah daerah. Daeng Manye juga mengingatkan warga untuk mensyukuri hasil panen sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Semakin banyak bersyukur, maka insyaallah nikmatnya ditambah oleh Allah SWT,” ujarnya.

Suasana panen raya juga diwarnai ajakan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ajakan itu disampaikan Daeng Manye mengingat kegiatan berlangsung dalam suasana bulan Maulid.

Panen raya berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 Wita dan ditutup dengan sesi foto bersama Bupati Takalar, petani, serta masyarakat yang hadir. (*)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done