TOPIK TAKALAR

Senin, 08 Juni 2026

Rencana Pembangunan Kawasan Industri, Bupati Takalar dan Ketua DPRD Duduk Bersama PT Tiran dan Masyarakat Desa Laikang

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, bersama Ketua DPRD Takalar, Muhammad Rijal, duduk bersama pihak PT Tiran dan masyarakat Desa Laikang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Takalar, Senin (8/6/2026).

RDP yang dipimpin langsung Ketua DPRD Takalar tersebut digelar sebagai upaya menjembatani komunikasi antara investor dan masyarakat terkait berbagai persoalan dan aspirasi yang berkembang mengenai rencana pembangunan kawasan industri di Desa Laikang.

Dalam forum tersebut, Bupati Takalar dan Ketua DPRD didampingi Wakapolres Takalar serta sejumlah anggota DPRD dari berbagai daerah pemilihan.

Dari Dapil II hadir Achmad Sabang (NasDem), Achmad Nyengka (Gelora), Habibie (PKB), dan Muhammad Bakri (PKS).

Sementara dari Dapil I dan Dapil III hadir Nur Alim Rukman, Hj. Tinri (NasDem), serta H. Limpo (Gerindra).

Selain dihadiri pihak PT Tiran dan unsur pemerintah daerah, rapat juga diikuti oleh Kepala Desa Laikang dan beberapa perwakilan masyarakat Desa Laikang yang menyampaikan berbagai aspirasi, harapan, serta masukan terkait keberadaan dan rencana pengembangan kawasan industri di wilayah mereka.

Ketua DPRD Takalar, Muhammad Rijal, menegaskan bahwa DPRD hadir untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat dapat didengar secara langsung.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara masyarakat dan pihak perusahaan sangat penting agar setiap proses pembangunan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Sementara itu, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menjelaskan bahwa rencana pembangunan kawasan industri di Laikang telah berjalan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai bupati.

“Rencana Kawasan Industri Laikang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemerintah daerah berkepentingan memastikan investasi yang masuk tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan lingkungan,” ujar Daeng Manye.

Ia menambahkan, investasi yang masuk ke Kabupaten Takalar diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek sosial maupun lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah perwakilan masyarakat Desa Laikang meminta PT Tiran untuk lebih terbuka dalam menyampaikan informasi terkait rencana pembangunan kawasan industri.

Salah satu isu yang banyak disoroti warga adalah kabar mengenai rencana pembangunan pabrik nikel di kawasan tersebut.

Menanggapi hal itu, perwakilan PT Tiran maupun Kawasan Industri Takalar (KITA), Jimmy, menegaskan bahwa tidak terdapat rencana pembangunan pabrik nikel di kawasan yang dimaksud.

“Tidak ada rencana pembangunan pabrik nikel dalam perencanaan kawasan industri tersebut,” tegas Jimmy di hadapan peserta rapat.

Rapat berlangsung dalam suasana dialogis dan kondusif. Seluruh pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan masing-masing sebagai bagian dari upaya mencari solusi bersama demi kemajuan Desa Laikang dan Kabupaten Takalar.

Sebagai tindak lanjut dari hasil RDP tersebut, DPRD Takalar berencana kembali menjadwalkan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat.

Agenda tersebut akan difokuskan pada penyampaian informasi yang lebih rinci mengenai rencana pembangunan kawasan industri, sebagaimana permintaan masyarakat yang menginginkan keterbukaan informasi dari pihak terkait

Minggu, 07 Juni 2026

Daeng Manye Buktikan Kepemimpinan Berprestasi, Takalar Panen Penghargaan dari Pendidikan hingga WTP

TAKALAR-Kepemimpinan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Wakil Bupati H. Hengky Yasin mulai menunjukkan hasil yang nyata.

Memasuki pertengahan tahun 2026, Kabupaten Takalar berhasil menorehkan sederet prestasi membanggakan di tingkat regional maupun nasional.

Berbagai penghargaan yang diraih tidak hadir secara instan.

Capaian tersebut merupakan buah dari gagasan, inovasi, dan komitmen kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang berkualitas, serta pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Berbekal pengalaman panjang di dunia profesional dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Daeng Manye menghadirkan pendekatan kepemimpinan yang menitikberatkan pada hasil kerja nyata.

Sejak awal memimpin, ia menegaskan bahwa pembangunan Takalar harus dimulai dari peningkatan kualitas manusia, penguatan ekonomi daerah, dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Salah satu capaian yang paling mencuri perhatian datang dari sektor pendidikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan Kabupaten Takalar berhasil menempati peringkat pertama di Sulawesi Selatan.

Pencapaian ini menjadi sangat istimewa karena Takalar sebelumnya berada di posisi ke-23 dan kini mampu melesat menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Takalar mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pendidikan yang lebih baik diyakini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul dan berdaya saing.

Tak hanya itu, Kabupaten Takalar juga berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Kabupaten Takalar dengan meraih Peringkat II Nasional Pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mampu memastikan program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi peserta didik yang membutuhkan.

Di sektor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menunjukkan kinerja yang membanggakan.

Pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi, Kabupaten Takalar berhasil meraih Predikat Terbaik III Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Kabupaten.

Prestasi ini menunjukkan kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Rangkaian penghargaan tersebut semakin lengkap ketika pada 5 Juni 2026,

Pemerintah Kabupaten Takalar kembali berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Predikat WTP merupakan opini tertinggi yang diberikan BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah.

Keberhasilan mempertahankan opini tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Deretan prestasi yang diraih sepanjang tahun 2026 menjadi bukti bahwa arah pembangunan yang dijalankan Daeng Manye dan Hengky Yasin berada pada jalur yang tepat.

Mulai dari sektor pendidikan, penguatan ekonomi daerah, hingga tata kelola pemerintahan yang baik, seluruhnya menunjukkan hasil yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian-capaian tersebut menjadi simbol hadirnya optimisme baru bagi Kabupaten Takalar.

Dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan kerja nyata, Takalar terus bergerak maju menjadi daerah yang lebih kompetitif, berdaya saing, dan siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Di pertengahan tahun 2026, prestasi demi prestasi yang diraih menjadi penegasan bahwa kepemimpinan Daeng Manye dan Hengky Yasin tidak hanya berbicara tentang program, tetapi juga menghadirkan hasil nyata yang membanggakan bagi masyarakat Takalar.

Bupati Takalar Bersama Sekda dan Ketua DPRD Menerima Opini WTP, Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan

TAKALAR-Pemerintah Kabupaten Takalar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah, DPRD Kabupaten Takalar, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.

Sinergi dan kolaborasi yang terbangun selama ini diharapkan dapat terus dipertahankan guna mewujudkan Takalar yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing.

Keberhasilan kembali meraih Opini WTP menjadi bukti bahwa Kabupaten Takalar terus bergerak ke arah yang lebih baik, tidak hanya dalam aspek pengelolaan keuangan, tetapi juga dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, terpercaya, dan mampu menjawab harapan masyarakat.

Dengan raihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta memastikan setiap anggaran yang dikelola memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat menuju Takalar Maju dan Berdaya Saing.

Sabtu, 06 Juni 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Kecamatan Laikang, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Pengembangan Wisata

TAKALAR- Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali ditunjukkan melalui langkah nyata di lapangan. Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Kantor Kecamatan Laikang di Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kamis (4/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pemerintahan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir selatan Kabupaten Takalar.
Lokasi yang direncanakan sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Laikang berada di sisi timur jalan utama, tepat di depan UPT SMP Negeri 3 Mangarabombang. Posisi yang strategis tersebut dinilai sangat mendukung akses masyarakat dalam memperoleh berbagai layanan administrasi pemerintahan.

Dalam kunjungan itu, Bupati Takalar didampingi Kasatpol PP Takalar Abdul Salam Gau, Camat Laikang Marwan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rombongan meninjau kondisi lahan sekaligus membahas berbagai aspek teknis guna memastikan proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Bupati Takalar, Daeng Manye, menegaskan bahwa pembangunan Kantor Kecamatan Laikang merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Kami melihat langsung lokasi rencana pembangunan Kantor Kecamatan Laikang yang insyaallah akan segera dibangun untuk menunjang kegiatan administrasi perkantoran dan pelayanan kepada masyarakat. Keberadaan kantor yang representatif menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujar Daeng Manye.

Selain meninjau lokasi pembangunan kantor kecamatan, Bupati bersama rombongan juga melakukan monitoring terhadap berbagai potensi ekonomi dan pariwisata yang dimiliki Kecamatan Laikang. Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengunjungi sejumlah kawasan pesisir untuk melihat langsung aktivitas masyarakat serta peluang pengembangan sektor wisata yang dinilai memiliki prospek besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan peninjauan kawasan wisata Punaga Beach, salah satu destinasi unggulan Kabupaten Takalar. Pada kesempatan itu, Bupati mengajak masyarakat untuk berkunjung dan menikmati keindahan panorama pesisir Takalar yang dikenal dengan pemandangan matahari terbenam serta formasi batu alam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Sementara itu, Camat Laikang, Marwan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap pembangunan di wilayahnya.

Ia berharap pembangunan Kantor Kecamatan Laikang dapat segera direalisasikan sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal serta mampu mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir Takalar.

Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Bupati terhadap Kecamatan Laikang. Semoga pembangunan kantor kecamatan ini dapat segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat," tutup Marwan.

Kamis, 04 Juni 2026

Bupati Takalar Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Kecamatan Laikang,

TAKALAR-Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, meninjau lokasi rencana pembangunan Kantor Kecamatan Laikang yang berlokasi di Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Kamis (4/6/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda monitoring pembangunan dan pelayanan publik di wilayah pesisir selatan Kabupaten Takalar.

Lokasi yang dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Laikang berada di depan SMPN 3 Mangarabombang, tepatnya di sisi timur jalan utama. Posisi lahan tersebut dinilai sangat strategis karena mudah diakses masyarakat serta mendukung aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih optimal. Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kasatpol PP Takalar Abdul Salam Gau, Camat Laikang Marwan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Daeng Manye mengatakan, pembangunan Kantor Kecamatan Laikang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan kantor kecamatan yang representatif akan mempermudah pelaksanaan administrasi pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan publik di wilayah Laikang.

“Insyaallah kantor kecamatan ini segera kita bangun untuk mendukung kegiatan administrasi perkantoran dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain meninjau lokasi kantor kecamatan, rombongan juga mengunjungi sejumlah kawasan strategis di Kecamatan Laikang, termasuk kawasan industri yang tengah berkembang dan lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan pelabuhan.

Bupati menilai kedua sektor tersebut memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengapresiasi antusiasme warga yang menyambut baik berbagai rencana pembangunan tersebut.

Dalam rangkaian kunjungannya, Daeng Manye turut meninjau objek wisata Punaga Beach yang menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Takalar. Ia mengajak masyarakat Sulawesi Selatan untuk berkunjung dan menikmati keindahan panorama pantai, batu alam, serta pesona matahari terbenam yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Sementara itu,

Camat Laikang Marwan menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap pembangunan di wilayahnya dan berharap pembangunan Kantor Kecamatan Laikang dapat segera terealisasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Rabu, 03 Juni 2026

Pastikan Kualitas Pendidikan, Bupati Daeng Manye Sidak SMPN 1 Polongbangkeng Utara

TAKALAR-Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan oleh Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye. Pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA,

Bupati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke UPT SMP Negeri 1 Polongbangkeng Utara untuk meninjau langsung kondisi lingkungan dan fasilitas sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, serta Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas). Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala UPT SMPN 1 Polongbangkeng Utara, Hasniah S., S.Pd., M.Pd., bersama para guru dan staf tata usaha.

Setibanya di lokasi, Bupati langsung berkeliling meninjau berbagai fasilitas sekolah. Peninjauan dimulai dari ruang kelas untuk melihat kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar siswa. Ia juga memeriksa kondisi lingkungan sekolah secara umum guna memastikan terciptanya suasana belajar yang sehat dan kondusif.

Tidak hanya ruang kelas, Bupati turut meninjau kebersihan dan kelayakan WC sekolah yang menjadi salah satu fasilitas penting bagi seluruh warga sekolah. Selanjutnya, ia mengunjungi ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) untuk melihat kesiapan fasilitas kesehatan yang tersedia bagi peserta didik.

Kunjungan kemudian berlanjut ke ruang tata usaha guna mengetahui kondisi pelayanan administrasi sekolah. Bupati juga meninjau ruang kepala sekolah dan ruang wakil kepala sekolah sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sarana pendukung kegiatan pendidikan.

Saat melakukan peninjauan, Daeng Manye tampak memperhatikan setiap detail fasilitas yang ada. Menurutnya, sidak dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah yang sebenarnya tanpa persiapan khusus.

“Saya sengaja datang untuk melihat kondisi sekolah secara langsung. Alhamdulillah, apa yang saya lihat hari ini sangat baik. Mulai dari WC yang bersih, ruang kelas yang tertata rapi, ruang UKS yang memadai, hingga ruang kepala sekolah dan wakil kepala sekolah yang terawat dengan baik,” ujar Bupati.

Ia mengapresiasi seluruh pihak sekolah yang telah menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan pendidikan. Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi menjadi budaya yang harus dibangun bersama oleh kepala sekolah, guru, staf, dan siswa. Sekolah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, dan menyenangkan,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana serta pembinaan lingkungan sekolah yang sehat dan ramah bagi peserta didik.

Kunjungan mendadak tersebut menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap dunia pendidikan, sekaligus memastikan bahwa fasilitas dan pelayanan sekolah berjalan dengan baik demi menciptakan generasi Takalar yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Selasa, 02 Juni 2026

Suwardi Thahir Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PWI Sulsel 2026-2031, Usung Organisasi Inklusif dan Profesional


MAKASSAR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan resmi memasuki era kepemimpinan baru. Dalam Konferensi PWI Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ballroom Graha Pena, Makassar, Selasa (2/6/2026), Suwardi Thahir ditetapkan sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026-2031 secara aklamasi.
Penetapan tersebut dilakukan setelah calon lainnya, Amrullah Basri, menyatakan mengundurkan diri dari proses pencalonan. Keputusan itu membuat forum konferensi secara bulat menetapkan Suwardi Thahir sebagai ketua terpilih tanpa melalui mekanisme pemungutan suara.
Proses pemilihan berlangsung dalam suasana kondusif, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan. Aklamasi yang mengantarkan Suwardi ke kursi ketua dinilai menjadi cerminan kuatnya dukungan dan kepercayaan anggota terhadap sosok yang selama ini dikenal aktif dalam pengembangan kualitas jurnalistik di Sulawesi Selatan.
Suwardi bukan nama baru di lingkungan pers Sulsel. Ia memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik dan kerap terlibat dalam berbagai kegiatan peningkatan kompetensi wartawan, termasuk sebagai penguji dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Dalam pernyataan usai terpilih, Suwardi menegaskan komitmennya untuk menjadikan PWI Sulsel sebagai organisasi yang terbuka dan mampu merangkul seluruh anggota tanpa sekat.
“Saya termotivasi menjadi Ketua PWI Sulsel karena ingin PWI Sulsel sebagai organisasi yang inklusif. Tidak eksklusif,” ujar Suwardi.
Menurutnya, organisasi profesi wartawan harus menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota, tanpa membedakan latar belakang media maupun kelompok tertentu.
Terpilihnya Suwardi Thahir sekaligus membawa harapan baru bagi organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut. Di tengah perubahan lanskap media yang semakin cepat, dunia pers dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari disrupsi digital, maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, hingga kebutuhan peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan.
Selama lima tahun ke depan, Suwardi diharapkan mampu memperkuat soliditas internal organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan, serta menjaga independensi dan profesionalisme pers di Sulawesi Selatan.
Selain itu, PWI Sulsel juga diharapkan semakin aktif menghadirkan program pendidikan, pelatihan, dan UKW guna mencetak jurnalis yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tuntutan perkembangan industri media modern.
Konferensi PWI Sulsel kali ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. Di tengah derasnya arus digitalisasi informasi dan meningkatnya tantangan penyebaran hoaks, keberadaan organisasi profesi yang kuat dinilai semakin penting untuk menjaga kualitas, etika, dan kredibilitas jurnalisme.
Dengan mandat yang diberikan secara aklamasi, Suwardi Thahir kini memikul tanggung jawab besar untuk membawa PWI Sulsel menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang edukatif, berimbang, dan bertanggung jawab.
Kepercayaan yang diberikan anggota melalui mekanisme aklamasi juga menjadi sinyal kuat atas harapan besar insan pers Sulawesi Selatan terhadap kepemimpinan Suwardi Thahir dalam memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi yang independen, profesional, dan terpercaya.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done