TOPIK TAKALAR

Kamis, 18 Juni 2026

PEMDES PUNAGA SALURKAN BLT DANA DESA TRIWULAN II 2026 KEPADA 13 KPM



Punaga, Takalar – Pemerintah Desa Punaga kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga penerima manfaat untuk periode April hingga Juni 2026. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Punaga dan diberikan kepada 13 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp150.000 per bulan selama tiga bulan, sehingga total bantuan yang diterima masing-masing penerima mencapai Rp450.000.
Kepala Desa Punaga, M. Syarifuddin, S.M, menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta menjaga daya beli warga di tengah berbagai kebutuhan ekonomi rumah tangga.
"Penyaluran BLT Dana Desa ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat. Pemerintah Desa Punaga berupaya memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Kegiatan penyaluran berlangsung tertib dan lancar dengan turut dihadiri oleh Pendamping Desa Agus Kurniawan, ST, Pendamping Lokal Desa Firman, S.Pd., M.Pd, serta Ketua LPM Desa Punaga Zainuddin Tuan Sore. Kehadiran para pendamping dan unsur lembaga desa tersebut menjadi bagian dari pengawasan dan pendampingan agar proses penyaluran berjalan sesuai prosedur.
Pemerintah Desa Punaga berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.

Bupati Takalar Bersama dr. Nilal Fauziah Hadirkan Inovasi Assamaturu, Ajak Warga Bersatu Perangi TBC

Takalar – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memerangi Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat. Melalui inovasi Assamaturu Bebas TBC (Aksi Sistematis Bebaskan TBC) yang digagas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Hj. Nilal Fauziah, M.Kes, berbagai elemen masyarakat diajak bergerak bersama untuk mewujudkan target Takalar Bebas TBC Tahun 2030.

Program inovasi tersebut resmi diluncurkan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (17/6/2026), dan dirangkaikan dengan pengukuhan 110 Duta Assamaturu Bebas TBC oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye.

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi profesi kesehatan, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, dr. Hj. Nilal Fauziah menjelaskan bahwa Assamaturu merupakan gerakan kolaboratif yang mengusung semangat kebersamaan seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat eliminasi TBC.

“Assamaturu dalam bahasa Makassar berarti bergerak bersama menuju satu tujuan. Hari ini kita menyatukan langkah untuk mewujudkan Takalar Bebas TBC Tahun 2030,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, estimasi kasus TBC pada tahun 2025 mencapai 1.247 kasus. Meski angka penemuan kasus telah mencapai 78 persen dan keberhasilan pengobatan mencapai 89 persen, masih terdapat tantangan berupa rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri, stigma terhadap penderita TBC, hingga pasien yang tidak menyelesaikan pengobatan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Program Assamaturu mengedepankan pendekatan kolaborasi berbasis Heptahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, tokoh agama, dan tokoh adat.

Selain mengukuhkan 110 Duta Assamaturu Bebas TBC, Pemerintah Kabupaten Takalar juga meluncurkan Pos TBC Desa yang akan hadir di 110 desa dan kelurahan sebagai pusat edukasi, skrining, pendampingan pasien, serta pelaporan kasus TBC.

Sementara itu, Bupati Takalar, Daeng Manye, memberikan apresiasi atas inovasi yang digagas dr. Nilal Fauziah karena dinilai sebagai langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, Assamaturu Bebas TBC merupakan gerakan yang sangat strategis karena melibatkan masyarakat secara langsung dalam upaya menemukan, mendampingi, dan membantu penyembuhan penderita TBC.

“Ini adalah langkah konkret memberantas TBC di Takalar. Assamaturu berarti kebersamaan dan gotong royong. Dengan semangat itu kita bergerak bersama untuk menurunkan kasus TBC secara signifikan hingga tahun 2030,” tegasnya.

Bupati mengungkapkan bahwa lebih dari 1.200 kasus TBC yang tercatat saat ini bisa jadi hanyalah sebagian dari kondisi sebenarnya di lapangan.

Ia mengibaratkan kasus TBC sebagai fenomena gunung es karena masih banyak penderita yang belum terdeteksi akibat rasa malu atau enggan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Karena itu, ia meminta para Duta Assamaturu menjadi ujung tombak dalam melakukan edukasi, skrining, pendataan, serta pendampingan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Kalau ditemukan lebih cepat, diobati sampai tuntas, maka penularan bisa dihentikan. Duta TBC harus menjadi garda terdepan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi dan layanan kesehatan yang tepat,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan serta penerapan sistem digitalisasi dalam pengelolaan data TBC agar proses identifikasi, pelaporan, pengobatan, dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih efektif.

Dengan hadirnya inovasi Assamaturu, Pos TBC Desa, serta dukungan 110 Duta Assamaturu Bebas TBC, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis mampu mempercepat penurunan angka kasus TBC dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, serta bebas TBC pada tahun 2030.


Selasa, 16 Juni 2026

Bupati Takalar Serahkan 9 Traktor dan 4 Hand Sprayer Untuk Kelompok Tani, Dukung Swasembada Pangan Nasional

TAKALAR, Bangkit Nusantara News.id – Pemerintah terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani binaan Polri di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, didampingi Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar Parawangsa, serta sejumlah pejabat terkait di Lapangan Mapolres Takalar, Senin (15/6/2026).

Dalam program tersebut, kelompok tani menerima bantuan berupa 9 unit traktor roda empat dan 4 unit hand sprayer. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan pertanian, menekan biaya produksi, serta mendukung peningkatan hasil panen petani.

Bupati Takalar, Daeng Manye, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI dan Polres Takalar atas sinergi yang terjalin dalam mendukung kemajuan sektor pertanian daerah. Menurutnya, bantuan alsintan merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani sekaligus langkah strategis memperkuat ketahanan pangan.

“Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya dan lakukan perawatan secara optimal agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Semoga alsintan yang diterima mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas kelompok tani,” ujar Daeng Manye.

Ia menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Takalar, sehingga memerlukan dukungan berkelanjutan melalui program pemerintah maupun penyediaan sarana dan prasarana produksi yang memadai.

Sementara itu, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pembinaan kelompok tani merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kami berharap bantuan ini semakin memotivasi para petani untuk mengelola lahan secara produktif. Polri akan terus hadir bersama masyarakat dan mendukung berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Parawangsa, menambahkan bahwa bantuan alsintan kepada kelompok tani binaan Polri menjadi contoh nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.

Menurutnya, penggunaan alsintan akan membuat proses budidaya pertanian lebih efektif dan efisien sehingga produktivitas lahan meningkat dan berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan.

Rasa syukur juga disampaikan oleh perwakilan kelompok tani penerima bantuan. Ia mengaku bantuan traktor dan hand sprayer sangat membantu aktivitas pertanian di lapangan.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain mempercepat pekerjaan, penggunaan alat pertanian juga dapat menekan biaya produksi dan mendukung peningkatan hasil panen,” ujarnya.

Melalui program penyaluran bantuan alsintan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap produktivitas pertanian semakin meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, serta ketahanan pangan daerah semakin kuat guna mendukung target swasembada pangan nasional.

Pelukis Takalar Persembahkan Karya Spesial untuk Bupati Daeng Manye, Simbol Dukungan dan Harapan Kemajuan Daerah

TAKALAR-Seorang pelukis asal Kabupaten Takalar, Ibrahim, S.Pd, mempersembahkan karya lukis spesial kepada Bupati Takalar, Firdaus Daeng Manye, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kepemimpinan serta pembangunan daerah, Senin (15/06/2026)

Penyerahan lukisan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Karya seni yang dibuat dengan sentuhan khas pelukis lokal tersebut menampilkan sosok Bupati Daeng Manye dalam nuansa artistik yang sarat makna, menggambarkan harapan masyarakat terhadap kemajuan Kabupaten Takalar di masa depan.

Ibrahim mengungkapkan bahwa lukisan yang dipersembahkannya merupakan wujud penghargaan atas dedikasi dan komitmen Bupati Takalar dalam mendorong pembangunan di berbagai sektor. Ia berharap karya tersebut dapat menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku seni budaya dalam mengembangkan potensi lokal.

“Melalui karya ini, saya ingin menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar Takalar terus berkembang dan semakin dikenal melalui berbagai potensi yang dimiliki, termasuk seni dan budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas karya yang diberikan. Menurutnya, seni memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menjadi media penyampai pesan positif kepada masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kreativitas yang patut diapresiasi. Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus mendukung perkembangan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia serta pelestarian kearifan lokal,” kata Daeng Manye.

Momentum penyerahan lukisan tersebut menjadi bukti bahwa karya seni mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah. Diharapkan semakin banyak seniman lokal yang terus berkarya dan berkontribusi dalam memperkenalkan potensi Kabupaten Takalar kepada masyarakat yang lebih luas

Senin, 15 Juni 2026

Firdaus Daeng Manye: KAHMI Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Takalar

TAKALAR-Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Takalar Masa Bakti 2025–2030 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin (15/6/2026) sore.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru MD KAHMI Takalar yang dipimpin oleh lima orang presidium. Adapun susunan Presidium MD KAHMI Takalar yang dilantik terdiri atas Nuriksan Nurdin sebagai Koordinator Presidium, didampingi Ayatullah Rawatib, Nilal Fauziah, Mansyur Salam, dan Ibrahim sebagai anggota presidium.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin, Wakapolres Takalar, perwakilan Dandim 1426/Takalar, perwakilan Kejaksaan Negeri Takalar, serta jajaran pengurus KAHMI Sulawesi Selatan. Hadir pula Koordinator Presidium KAHMI Sulsel Ir. Fadriaty AS, ST., MM., Sekretaris Umum Hidayah Muhallim, MA., Wakil Sekretaris Irfandi Tawil, Anto Sudianto, dan Moses Mustaqfir Sabri.

Dalam sambutannya, Koordinator Presidium KAHMI Sulawesi Selatan, Ir. Fadriaty AS, ST., MM., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Takalar atas dukungan dan perhatian yang selama ini diberikan kepada KAHMI. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik serta berharap sinergi antara KAHMI dan Pemerintah Daerah semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Selamat dan sukses kepada Presidium dan seluruh Pengurus MD KAHMI Takalar Masa Bakti 2025–2030. Terima kasih kepada Bapak Bupati Takalar selaku Ketua Dewan Penasehat atas dukungan yang diberikan kepada KAHMI. Kami berharap kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu Presidium MD KAHMI Takalar, Ibrahim, SE., M.Si., menegaskan komitmen organisasi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai gagasan, program, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Ia berharap KAHMI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pemikiran konstruktif dan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Takalar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Takalar, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh Pengurus MD KAHMI Takalar yang baru dilantik. Kami berharap KAHMI terus hadir sebagai organisasi yang memberikan kontribusi positif, menjadi sumber gagasan, serta ikut mengawal pembangunan demi terwujudnya Takalar yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai bagian dari Dewan Kehormatan KAHMI. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat peran KAHMI sebagai wadah berhimpunnya para alumni HMI dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat Kabupaten Takalar.

Minggu, 14 Juni 2026

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Takalar Serahkan Bantuan Alsintan kepada Kelompok Tani Binaan Polres Takalar

TAKALAR-Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat program swasembada pangan nasional, khususnya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani binaan Polri yang berlangsung di Lapangan Mako Polres Takalar, Senin (15/6/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, didampingi Kapolres Takalar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, serta sejumlah pejabat terkait.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa 9 unit traktor roda empat dan 4 unit hand sprayer yang akan dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung percepatan pengolahan lahan.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI dan Polres Takalar atas sinergi yang terus dibangun dalam mendukung sektor pertanian di daerah.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Saya berharap alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi kelompok tani,” ujar Daeng Manye.

Ia juga menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Takalar yang harus terus didorong melalui berbagai program dan dukungan sarana produksi pertanian.

Sementara itu, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M. mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pembinaan kelompok tani merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan yang menjadi program prioritas pemerintah,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Parawangsa, menjelaskan bahwa bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani binaan Polri merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam memperkuat sektor pertanian.

“Dengan adanya tambahan alat dan mesin pertanian ini, proses pengolahan lahan menjadi lebih efektif dan efisien. Kami optimistis produktivitas pertanian di Takalar akan semakin meningkat sehingga mampu mendukung target swasembada pangan nasional,” jelasnya.

Salah seorang penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah serta seluruh pihak yang telah memperjuangkan bantuan tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Traktor dan hand sprayer yang kami terima akan sangat membantu pekerjaan petani di lapangan, mengurangi biaya produksi, serta meningkatkan hasil pertanian kami,” tuturnya.

Melalui penyaluran bantuan alsintan ini, diharapkan para petani di Kabupaten Takalar semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi pertanian dan berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Bupati Takalar Wajibkan Sertifikat TK-TPA untuk Masuk SMP, Wisuda 621 Santri BKPRMI Jadi Bukti Komitmen Wujudkan Generasi Qur’an

Takalar – Sebanyak 621 santri dan santriwati mengikuti Wisuda Santri TK-TPA yang diselenggarakan oleh LPPTKA DPK BKPRMI Kecamatan Mappakasunggu dan Polongbangkeng Utara (Polut) dengan mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang Menuju Takalar Maju”. Kegiatan berlangsung khidmat di Islamic Centre Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Minggu, (14/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Takalar yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, H. Abd. Rauf Dini Tojeng, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan atau yang mewakili, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Kapolres Takalar, Dandim 1426 Takalar, Kabag Kesra Setda Takalar, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Takalar beserta jajaran pengurus, para Camat Polongbangkeng Utara, Polongbangkeng Timur, dan Mappakasunggu, Ketua DPK BKPRMI se-Kabupaten Takalar, serta ratusan orang tua santri dan santriwati.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar santri, pengumuman wisudawan dan wisudawati terbaik hasil munaqasyah, serta pemberian penghargaan kepada pembina dan pengurus DPK BKPRMI teladan tingkat Kecamatan Polongbangkeng Utara dan Kecamatan Mappakasunggu.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Takalar,Ustad Abdullah Hasan S.Pdi diawal sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan salah satu pengurus DPK BKPRMI Kecamatan Mappakasunggu yang telah wafat kemudian ia memberikan apresiasi kepada DPK BKPRMI Polut dan Mappakasunggu yang terus konsisten membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an. Menurutnya, BKPRMI merupakan garda terdepan dalam membina remaja masjid dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar telah menunjukkan perhatian kepada para guru TK-TPA melalui peningkatan insentif sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran Al-Qur’an, melainkan awal untuk terus memperdalam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak para orang tua untuk terus membimbing anak-anaknya agar menjadi generasi saleh dan mencintai masjid. Menurutnya, maraknya kenakalan remaja saat ini menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi dengan memperkuat pendidikan agama dan memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda.

Mewakili Bupati Takalar, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, H. Abd. Rauf Dini Tojeng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen penuh dalam mewujudkan generasi Qur’ani. Ia mengumumkan bahwa mulai Tahun Ajaran 2026/2027, sertifikat atau ijazah baca tulis Al-Qur’an dari TK-TPA menjadi salah satu persyaratan wajib bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Jika calon siswa belum memiliki sertifikat tersebut, maka proses pendaftarannya akan ditunda hingga persyaratan terpenuhi. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah tentang Baca Tulis Al-Qur’an yang telah lama diterapkan di Kabupaten Takalar.

Di akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta berharap mereka dapat mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, ia secara resmi membuka pelaksanaan Wisuda Santri TK-TPA BKPRMI Kecamatan Mappakasunggu dan Polongbangkeng Utara.

Diakhir acara dilanjutkan Prosesi wisuda yang diikuti 621 santri berlangsung penuh khidmat dan kebahagiaan. Sorak bangga dan bahagia para orang tua santri
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done