TOPIK TAKALAR

Selasa, 31 Maret 2026

Bupati Takalar Tekankan Akselerasi Pembangunan saat Buka Musrenbang RKPD 2027

Takalar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menekankan pentingnya akselerasi pembangunan dan sinergi lintas sektor dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Takalar Tahun 2027 yang digelar di ruangan Pola Kantor Bupati Takalar.selasa 31 Maret 2026

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin, Ketua DPRD Takalar, Gubernur Sulsel mengwakil Kadis Ketenagakerjaan, H.Lukman B.Bkady anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Takalar, Forkopimda, Sekretaris Daerah dr. H. Muhammad Hasbi, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, hadir pula kepala OPD, camat, kepala desa/lurah, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga insan pers.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang sebagai forum strategis dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahunnya.

“Perencanaan pembangunan harus terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi semua pihak menjadi kunci utama,” ujarnya.

Bupati juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif, namun tetap membutuhkan kerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Takalar ditargetkan mencapai 5,02 persen pada tahun 2026 dan meningkat menjadi 5,4 persen pada 2027. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,76 persen, mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Target yang kita tetapkan cukup optimis, sehingga diperlukan percepatan melalui hilirisasi produk unggulan, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, serta pemanfaatan teknologi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tantangan global yang berpotensi mempengaruhi perekonomian daerah, termasuk dampak ketegangan geopolitik dunia terhadap distribusi energi dan kebutuhan pokok masyarakat.

Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Takalar pada tahun 2025 mencapai 72,79 atau melampaui target, sementara kontribusi terhadap PDRB Provinsi Sulawesi Selatan masih perlu ditingkatkan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Takalar telah menetapkan berbagai arah kebijakan pembangunan, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan kawasan industri dan UMKM, serta peningkatan pelayanan publik berbasis digital.

Bupati Takalar berharap, melalui forum Musrenbang ini, seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Musrenbang ini harus menghasilkan perencanaan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat dan mampu mendorong kesejahteraan daerah,” tegasnya.

Senin, 30 Maret 2026

Bupati Takalar Terima Dua Penghargaan Indikator Makro, Total Rp150 Juta dari Gubernur Sulsel

Takalar – Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan meraih dua penghargaan indikator makro pembangunan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam kegiatan silaturahmi bersama Forkopimda Sulsel.

Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (29/3/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar menerima dua penghargaan yang masing-masing disertai hadiah sebesar Rp75 juta.

Dengan demikian, total hadiah yang diterima Kabupaten Takalar mencapai Rp150 juta. Adapun penghargaan tersebut diberikan untuk kategori tingkat ketimpangan pengeluaran (Gini Ratio) dan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), yang menjadi indikator penting dalam capaian pembangunan daerah.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat, serta mencerminkan kemajuan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menilai capaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Daeng Manye juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Usai Apel Perdana, Daeng Manye Rangkul 4.000 ASN Dalam Halal Bihalal Akbar

TAKALAR-Usai memimpin apel gabungan hari pertama kerja pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menggelar halal bihalal bersama ribuan aparatur sipil negara (ASN), Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengembalikan semangat kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Halal bihalal tersebut diikuti sekitar 4.000 ASN yang terdiri dari kepala OPD, camat, lurah, kepala sekolah, kepala puskesmas, hingga ASN dan PPPK.

Sebelum apel berakhir, suasana sempat diwarnai instruksi penutupan pintu gerbang kantor bupati guna memastikan seluruh peserta tetap berada di lokasi dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Langkah penutupan gerbang dilakukan sebagai bentuk penegakan disiplin agar tidak ada ASN yang meninggalkan lokasi sebelum prosesi silaturahmi dilaksanakan.

Usai apel, Bupati Takalar bersama Wakil Bupati Hengky Yasin dan Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi terlebih dahulu menuju area penerimaan untuk menyambut peserta halal bihalal.

Ribuan ASN kemudian bergerak secara bertahap menuju titik penerimaan, membentuk antrean panjang untuk bersalaman. Prosesi diawali oleh para pimpinan OPD, dilanjutkan camat, lurah, serta ASN lainnya secara bergiliran.

Meski diikuti ribuan peserta, kegiatan berlangsung tertib dan penuh kehangatan sebagai simbol saling memaafkan usai Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye menegaskan pentingnya memperkuat kebersamaan dan menghilangkan sekat antarpegawai.

Ia meminta seluruh ASN kembali fokus bekerja, menyelesaikan tugas yang tertunda, serta membangun sinergi dalam menjalankan program pemerintahan demi pelayanan optimal kepada masyarakat.

Sementara itu, pengamanan kegiatan dilakukan secara ketat dengan pembagian personel di setiap akses masuk dan keluar. Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya kedisiplinan kehadiran ASN sejak hari pertama kerja.

Halal bihalal ini pun menjadi penutup rangkaian kegiatan hari pertama, sekaligus diharapkan mampu memperkuat soliditas dan meningkatkan etos kerja ASN di Kabupaten Takalar.

Apel Gabungan Pasca idulfitri, Bupati Takalar Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN

TAKALAR-Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar apel gabungan pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Daeng Manye, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Takalar.

Dalam amanatnya, Bupati Daeng Manye mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh peserta apel. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan momentum ini sebagai awal untuk kembali bekerja dengan semangat baru setelah menjalani masa libur.

Bupati menegaskan pentingnya kedisiplinan ASN pasca libur panjang. Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan kehadiran dan kesiapan kerja staf di masing-masing instansi, serta tidak ada lagi yang menambah waktu libur di luar ketentuan.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan agar seluruh jajaran segera melakukan evaluasi terhadap pekerjaan yang tertunda selama masa libur. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan tugas secara cepat dan tepat, serta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja.

Tak hanya itu, kepala sekolah juga diingatkan untuk segera memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan optimal sejak hari pertama masuk.
Apel gabungan ini berlangsung penuh semangat, terlebih saat Bupati mengajak seluruh jajaran mengimplementasikan tagline

“Takalar Cepat: Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, dan Cepat Hasilnya.” Momentum Halal Bihalal pun menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Takalar.

Sabtu, 28 Maret 2026

Meski WFA Berlaku, RSUD HPDN Takalar Tetap Full Layanan, Direktur Pantau Langsung 18 Poli dan IGD

TAKALAR-Direktur RSUD Haji Pajonga Daeng Ngalle (HPDN) Takalar, dr. Ruslan Ramli, turun langsung memantau pelayanan di rumah sakit guna memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal bagi masyarakat.

Pemantauan tersebut dilakukan di sejumlah titik layanan, mulai dari pelayanan umum, poli hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen manajemen rumah sakit dalam memberikan pelayanan prima, meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH).

Di bawah kepemimpinan Bupati Takalar, Muhammad Firdaus Daeng Manye, pemerintah daerah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk di sektor kesehatan.

“Walaupun ada kebijakan WFA, pelayanan di rumah sakit tetap berjalan seperti biasa. Kami pastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan secara maksimal,” ujar dr. Ruslan Ramli. Jum’at 27 Maret 2026

Ia menjelaskan, pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jumlah pasien yang datang berobat mengalami peningkatan. Untuk itu, pihaknya memastikan seluruh layanan poli tetap dibuka.

“Terdapat 18 poli yang tetap beroperasi dan siap melayani masyarakat yang datang berobat setelah Lebaran,” jelasnya.

Selain itu, untuk memudahkan akses layanan, RSUD HPDN Takalar juga telah menerapkan sistem pendaftaran secara online. Sistem ini diharapkan dapat mengurangi antrean serta memberikan kemudahan bagi pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dengan langkah tersebut, manajemen RSUD HPDN Takalar menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan agar tetap prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di momen pasca libur panjang.

Bupati Takalar Hadiri Pembukaan PSBM XXVI 2026 di Makassar, Perkuat Jejaring Saudagar dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

MAKASSAR-Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 resmi dibuka di Phinisi Ballroom Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026). Kegiatan tahunan ini kembali mempertemukan para saudagar Bugis Makassar dari berbagai daerah dengan mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”.

Acara diawali sejak pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta yang dihadiri ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, tokoh masyarakat, hingga pejabat pemerintah. Pembukaan resmi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, ditandai dengan kedatangan Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars KKSS. Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian Makkareso oleh Yayasan Angin Mammiri yang menampilkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan. Pembukaan juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Zian Fahrezi, menambah kekhidmatan acara.

Ketua Panitia, Ibnu Munzir, dalam laporannya menyampaikan bahwa PSBM merupakan wadah strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring ekonomi saudagar Bugis Makassar. Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan menilai PSBM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Aksa Mahmud dan Sekjen BPP KKSS Abdul Kadir Karding. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, juga hadir sebagai tamu undangan dan menegaskan pentingnya peran saudagar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha.

Menurutnya, semangat saudagar Bugis Makassar yang tangguh, adaptif, dan berani mengambil peluang harus terus dijaga di tengah tantangan ekonomi global. Hal senada disampaikan oleh Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya kerja keras, kolaborasi, dan kerja kolektif dalam mencapai target nasional, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan.

Kegiatan PSBM XXVI 2026 juga diisi dengan sesi hiburan dan ramah tamah yang mempererat hubungan antar peserta, sebelum dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan siang (ishoma). Melalui momentum ini, para saudagar Bugis Makassar diharapkan terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran strategis di tingkat nasional maupun global.

Selasa, 24 Maret 2026

Bupati Takalar Ajak Para Kades Gali Potensi Desa demi Pembangunan Berkelanjutan

TAKALAR – Puluhan kepala desa se-Kabupaten Takalar menggelar silaturahmi di kediaman Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Pattallassang, Minggu (23/3/2026).

Rombongan kepala desa tersebut dipimpin oleh Ketua APDESI Takalar, Parawangsa Jabir, dan disambut langsung oleh Bupati Takalar dalam suasana hangat.

Ketua APDESI, Parawangsa Jabir, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tradisi silaturahmi selepas Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

“Silaturahmi dengan Pak Bupati ini adalah momen sesudah Lebaran Idulfitri,” ujar Parawangsa kepada media, Senin (24/3/2026).

Selain bersilaturahmi, Parawangsa menjelaskan bahwa para kepala desa turut mendiskusikan berbagai potensi desa yang ingin dikembangkan demi kemajuan Kabupaten Takalar.

“Kami juga mendiskusikan potensi di masing-masing desa yang ingin dikembangkan,” tutur Kepala Desa Kalekomara tersebut.

Menurut Parawangsa, Bupati Takalar menyambut baik gagasan para kepala desa. Sebagai tindak lanjut, direncanakan akan ada agenda khusus dalam waktu dekat.

“Insyaallah akhir April nanti, Pak Bupati akan menggelar kegiatan khusus bagi kepala desa di Rujab,” pungkasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah terus terjaga untuk mendorong pembangunan yang merata serta berkelanjutan di Kabupaten Takalar.

Sementara itu, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi intensif antara pemerintah desa dan daerah.

“Pemerintah desa adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, kita harus terus memperkuat sinergi, meningkatkan inovasi, dan menggali potensi desa agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Firdaus.

Bupati juga mendorong para kepala desa agar lebih proaktif mengembangkan program berbasis potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, UMKM, hingga pariwisata desa.

Pertemuan yang berlangsung santai namun konstruktif ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam memajukan desa-desa di Takalar, sehingga mampu berkembang secara mandiri di tengah tantangan pembangunan ke depan. 
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done