TAKALAR-Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Agung Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (21/3/2026).
Momentum hari kemenangan ini dimanfaatkan Bupati untuk menyampaikan sambutan penuh makna keagamaan sekaligus memaparkan capaian dan arah pembangunan Kabupaten Takalar ke depan.
Mengawali sambutannya, Bupati mengajak seluruh jamaah untuk mengagungkan Allah SWT melalui gema takbir, tahmid, dan tasbih sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan menjalankan ibadah Ramadan.
“Idul Fitri adalah momentum kembali kepada fitrah, memperkuat ketakwaan, serta meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam kehidupan sosial,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keimanan
Dalam nuansa religius, Bupati Daeng Manye menekankan pentingnya menjadikan ibadah sebagai fondasi dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Ramadan seperti keikhlasan, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai etos kerja dan pedoman dalam membangun daerah.
Sebagaimana sabda Rasulullah, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Mari kita hadirkan kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya.
Bupati Daeng Manye juga menegaskan bahwa Idul Fitri tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.
Capaian Nyata: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kabupaten Takalar.
Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat sebagai yang tertinggi dalam empat tahun terakhir. Di sektor pendidikan, Standar Pelayanan Minimal (SPM) melonjak dari peringkat 23 di Sulawesi Selatan pada 2024 menjadi peringkat pertama pada awal 2026.
Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,75 persen menjadi 7,27 persen, sementara tingkat pengangguran turun dari 3,84 persen menjadi 3,76 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 72,06 menjadi 72,79, serta angka harapan hidup naik dari 73,69 menjadi 74,08.
Digitalisasi dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama
Bupati menegaskan visi besar menjadikan Takalar sebagai daerah maju dan berdaya saing melalui ekonomi digital.
Sejumlah program unggulan telah berjalan, di antaranya implementasi sekolah digital yang saat ini telah diterapkan di 10 sekolah dan akan diperluas hingga 50 sekolah
Selain itu, pembangunan Mall Pelayanan Publik berbasis digital, pengembangan akses layanan hingga wilayah kepulauan Tanakeke, serta pembangunan ikon daerah “Gerbang Takalar” juga tengah dilakukan.
Di sektor infrastruktur, pemerintah telah melakukan perbaikan jalan sepanjang 22 kilometer serta rehabilitasi jembatan strategis guna memperkuat konektivitas wilayah.
Perkuat Ekonomi Rakyat dan Kesejahteraan
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah daerah telah membentuk hampir 50 koperasi desa/kelurahan serta membangun kampung nelayan.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada sektor keagamaan dan ekonomi masyarakat, seperti peningkatan kesejahteraan 508 guru mengaji serta pemberdayaan 2.249 UMKM melalui program literasi dan pengembangan usaha.
Atas capaian tersebut, Kabupaten Takalar juga mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia sebagai daerah dengan penguatan ekonomi dan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbaik di Sulawesi Selatan.
Ajakan Bangun Takalar Lebih Maju
Menutup sambutannya, Bupati Takalar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu, menjaga semangat kebersamaan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan.
“Dengan kebersamaan dan sinergi, kita wujudkan Takalar yang lebih maju, lebih baik, dan berdaya saing,” tegasnya.
Bupati dan Wakil Bupati Takalar juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Taqabbalallahu minna wa minkum,” tutupnya.