TOPIK TAKALAR

Rabu, 01 April 2026

Takalar Tancap Gas ke Pasar China, Daeng Manye Tunjuk LO untuk Dongkrak Ekspor UMKM

TAKALAR-Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat langkah menuju pasar internasional dengan menggelar rapat penunjukan Liaison Officer (LO) kerja sama Takalar–China, Selasa (1/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Takalar dan diikuti oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Takalar.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya membuka pola pikir seluruh perangkat daerah dalam menangkap peluang kerja sama global, khususnya dalam mendorong sektor UMKM, perikanan, pertanian, dan perdagangan agar mampu bersaing di pasar internasional.

Daeng Manye juga menyoroti besarnya potensi komoditas lokal Takalar yang belum dimaksimalkan untuk ekspor. Ia mencontohkan lawi-lawi (anggur laut) yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun masih dikonsumsi secara tradisional.

Selain itu, komoditas seperti cakar ayam dan kelapa dinilai memiliki peluang besar di pasar China jika dikelola dengan baik dan didukung pengolahan modern serta strategi pemasaran yang tepat.

Dalam rapat tersebut, Pemkab Takalar resmi menunjuk Jenny Widjaya sebagai Liaison Officer (LO) kerja sama Takalar–China. Penunjukan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan mitra dari China, khususnya dalam bidang investasi, perdagangan, dan pengembangan potensi daerah.

Jenny Widjaya menyatakan komitmennya untuk langsung turun ke lapangan membina UMKM agar mampu memenuhi standar ekspor, mulai dari aspek higienitas hingga kemasan produk.

Ia juga mengungkapkan rencana kunjungan ke China dalam waktu dekat guna membuka akses pasar dan menjalin hubungan dengan investor serta buyer melalui skema business to business (B2B).

Dengan langkah ini, Pemkab Takalar optimistis produk lokal mampu menembus pasar global dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi unggulan.

Pemkab Takalar Luncurkan ANITA, Absensi Digital ASN Terintegrasi Penilaian Kinerja

TAKALAR-Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menghadirkan inovasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui peluncuran sistem Absensi Terintegrasi Takalar (ANITA).

Aplikasi ini diperkenalkan dalam agenda lanjutan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Takalar, Selasa (1/4/2026), sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi berbasis digital.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang memaparkan konsep serta implementasi ANITA.

Ia hadir didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi, serta diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Takalar, dan sejumlah pejabat struktural maupun fungsional.

Dalam kesempatan itu, Bupati menjelaskan bahwa ANITA merupakan sistem absensi ASN berbasis digital yang terintegrasi dengan penilaian kinerja.

Aplikasi ini dilengkapi fitur Live Tracking Maps untuk memantau lokasi ASN secara real time, sehingga diharapkan mampu meningkatkan disiplin dan transparansi dalam bekerja.

Lebih lanjut, Daeng Manye menegaskan bahwa sistem ini tidak sekadar mencatat kehadiran, tetapi menjadi bagian dari perubahan budaya kerja.

Penilaian kinerja ASN akan berbasis poin, dengan komposisi 60 persen dari capaian aktivitas kerja, serta 40 persen dari indikator inovasi, kehadiran, dan kebersihan. Ia juga mulai menerapkan sistem evaluasi berbasis triwulan guna mendorong kinerja yang lebih terukur.

Bupati mengakui penerapan sistem ini berpotensi menimbulkan pro dan kontra, namun hal tersebut dinilai sebagai bagian dari proses perubahan. Hingga saat ini, ribuan ASN telah mulai menginput data ke dalam sistem.

Sementara itu, Camat Mangarabombang, Mappaturung, menyambut positif kehadiran ANITA sebagai langkah maju dalam meningkatkan disiplin dan efektivitas kinerja aparatur.

Selasa, 31 Maret 2026

Rapat Paripurna Penerimaan LKPJ Bupati TA 2025

Takalar – DPRD Kabupaten Takalar menggelar Rapat Paripurna khusus dalam rangka penyerahan Dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Takalar Tahun Anggaran 2025. Acara berlangsung di Lantai II Gedung DPRD Kabupaten Takalar, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Penyerahan dokumen resmi tersebut diwakili langsung oleh Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa LKPJ yang diserahkan akan menjadi bahan pembahasan mendalam oleh DPRD untuk kemudian menghasilkan rekomendasi evaluasi kinerja pemerintahan daerah.

“Alhamdulillah, LKPJ Tahun Anggaran 2025 telah kami serahkan kepada DPRD untuk dibahas. Nantinya akan ada output berupa rekomendasi terhadap laporan pertanggungjawaban kepala daerah,” ujar Hengky Yasin usai rapat.

Menanggapi pertanyaan terkait tindak lanjut rekomendasi LKPJ tahun sebelumnya, Wakil Bupati memastikan pihaknya siap sepenuhnya menyediakan data yang dibutuhkan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyiapkan kembali dokumen-dokumen tersebut jika diminta oleh legislatif.

“Terkait rekomendasi tahun lalu yang dipertanyakan oleh anggota dewan, kami akan menyiapkan kembali data tersebut dan menyerahkannya kepada DPRD jika diperlukan,” jelasnya.

Hengky juga menambahkan bahwa meski belum ada jadwal rapat lanjutan yang ditetapkan secara khusus, pihak eksekutif akan tetap mengakomodir seluruh masukan dari DPRD. Koordinasi akan terus dilakukan melalui bagian pemerintahan untuk memastikan kelancaran proses pembahasan selanjutnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Takalar, H. Muhammad Rijal, menyampaikan bahwa setelah dokumen diterima, langkah segera yang akan diambil adalah pembentukan Panitia Khusus (Pansus). Pansus ini bertugas untuk menelaah dan membahas LKPJ secara detail hingga melahirkan rekomendasi resmi.

Rijal menegaskan bahwa rekomendasi yang dihasilkan nantinya tidak semata-mata mencari kekurangan, melainkan sebagai bahan evaluasi konstruktif untuk perbaikan kinerja ke depan. Ia juga menyinggung masukan dari berbagai fraksi, termasuk Gerindra dan PKS, yang akan menjadi perhatian serius dalam pembahasan.

Sebelumnya, Fraksi Gerindra dan PKS telah menyoroti 15 poin rekomendasi tahun lalu yang dinilai belum tuntas tindak lanjutnya. Salah satu isu utama yang menjadi sorotan adalah rencana pembukaan Rumah Sakit Galesong yang hingga saat ini belum mendapatkan jawaban jelas dari eksekutif. Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD, jajaran Organisasi Perangkat

Bupati Takalar Tekankan Akselerasi Pembangunan saat Buka Musrenbang RKPD 2027

Takalar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menekankan pentingnya akselerasi pembangunan dan sinergi lintas sektor dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Takalar Tahun 2027 yang digelar di ruangan Pola Kantor Bupati Takalar.selasa 31 Maret 2026

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin, Ketua DPRD Takalar, Gubernur Sulsel mengwakil Kadis Ketenagakerjaan, H.Lukman B.Bkady anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Takalar, Forkopimda, Sekretaris Daerah dr. H. Muhammad Hasbi, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, hadir pula kepala OPD, camat, kepala desa/lurah, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga insan pers.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang sebagai forum strategis dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahunnya.

“Perencanaan pembangunan harus terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi semua pihak menjadi kunci utama,” ujarnya.

Bupati juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif, namun tetap membutuhkan kerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Takalar ditargetkan mencapai 5,02 persen pada tahun 2026 dan meningkat menjadi 5,4 persen pada 2027. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,76 persen, mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Target yang kita tetapkan cukup optimis, sehingga diperlukan percepatan melalui hilirisasi produk unggulan, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, serta pemanfaatan teknologi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tantangan global yang berpotensi mempengaruhi perekonomian daerah, termasuk dampak ketegangan geopolitik dunia terhadap distribusi energi dan kebutuhan pokok masyarakat.

Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Takalar pada tahun 2025 mencapai 72,79 atau melampaui target, sementara kontribusi terhadap PDRB Provinsi Sulawesi Selatan masih perlu ditingkatkan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Takalar telah menetapkan berbagai arah kebijakan pembangunan, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan kawasan industri dan UMKM, serta peningkatan pelayanan publik berbasis digital.

Bupati Takalar berharap, melalui forum Musrenbang ini, seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Musrenbang ini harus menghasilkan perencanaan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat dan mampu mendorong kesejahteraan daerah,” tegasnya.

Senin, 30 Maret 2026

Bupati Takalar Terima Dua Penghargaan Indikator Makro, Total Rp150 Juta dari Gubernur Sulsel

Takalar – Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan meraih dua penghargaan indikator makro pembangunan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam kegiatan silaturahmi bersama Forkopimda Sulsel.

Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (29/3/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar menerima dua penghargaan yang masing-masing disertai hadiah sebesar Rp75 juta.

Dengan demikian, total hadiah yang diterima Kabupaten Takalar mencapai Rp150 juta. Adapun penghargaan tersebut diberikan untuk kategori tingkat ketimpangan pengeluaran (Gini Ratio) dan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), yang menjadi indikator penting dalam capaian pembangunan daerah.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat, serta mencerminkan kemajuan pembangunan di daerah.

Sementara itu, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menilai capaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Daeng Manye juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Usai Apel Perdana, Daeng Manye Rangkul 4.000 ASN Dalam Halal Bihalal Akbar

TAKALAR-Usai memimpin apel gabungan hari pertama kerja pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menggelar halal bihalal bersama ribuan aparatur sipil negara (ASN), Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengembalikan semangat kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Halal bihalal tersebut diikuti sekitar 4.000 ASN yang terdiri dari kepala OPD, camat, lurah, kepala sekolah, kepala puskesmas, hingga ASN dan PPPK.

Sebelum apel berakhir, suasana sempat diwarnai instruksi penutupan pintu gerbang kantor bupati guna memastikan seluruh peserta tetap berada di lokasi dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Langkah penutupan gerbang dilakukan sebagai bentuk penegakan disiplin agar tidak ada ASN yang meninggalkan lokasi sebelum prosesi silaturahmi dilaksanakan.

Usai apel, Bupati Takalar bersama Wakil Bupati Hengky Yasin dan Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi terlebih dahulu menuju area penerimaan untuk menyambut peserta halal bihalal.

Ribuan ASN kemudian bergerak secara bertahap menuju titik penerimaan, membentuk antrean panjang untuk bersalaman. Prosesi diawali oleh para pimpinan OPD, dilanjutkan camat, lurah, serta ASN lainnya secara bergiliran.

Meski diikuti ribuan peserta, kegiatan berlangsung tertib dan penuh kehangatan sebagai simbol saling memaafkan usai Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye menegaskan pentingnya memperkuat kebersamaan dan menghilangkan sekat antarpegawai.

Ia meminta seluruh ASN kembali fokus bekerja, menyelesaikan tugas yang tertunda, serta membangun sinergi dalam menjalankan program pemerintahan demi pelayanan optimal kepada masyarakat.

Sementara itu, pengamanan kegiatan dilakukan secara ketat dengan pembagian personel di setiap akses masuk dan keluar. Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya kedisiplinan kehadiran ASN sejak hari pertama kerja.

Halal bihalal ini pun menjadi penutup rangkaian kegiatan hari pertama, sekaligus diharapkan mampu memperkuat soliditas dan meningkatkan etos kerja ASN di Kabupaten Takalar.

Apel Gabungan Pasca idulfitri, Bupati Takalar Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN

TAKALAR-Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar apel gabungan pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Daeng Manye, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Takalar.

Dalam amanatnya, Bupati Daeng Manye mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh peserta apel. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan momentum ini sebagai awal untuk kembali bekerja dengan semangat baru setelah menjalani masa libur.

Bupati menegaskan pentingnya kedisiplinan ASN pasca libur panjang. Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan kehadiran dan kesiapan kerja staf di masing-masing instansi, serta tidak ada lagi yang menambah waktu libur di luar ketentuan.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan agar seluruh jajaran segera melakukan evaluasi terhadap pekerjaan yang tertunda selama masa libur. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan tugas secara cepat dan tepat, serta menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja.

Tak hanya itu, kepala sekolah juga diingatkan untuk segera memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan optimal sejak hari pertama masuk.
Apel gabungan ini berlangsung penuh semangat, terlebih saat Bupati mengajak seluruh jajaran mengimplementasikan tagline

“Takalar Cepat: Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, dan Cepat Hasilnya.” Momentum Halal Bihalal pun menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Takalar.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done