TOPIK TAKALAR

Senin, 10 Agustus 2026

Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin Hadiri Gerakan Pangan Murah di Lapangan Makkatang Daeng Sibali

Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Lapangan H. Makkatang Dg Sibali, Jalan Syekh Yusuf No. 16, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA itu dihadiri Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., Danramil 1426-07/Pattallassang Kapten Inf Nasrun, Kapolsek Pattallassang Iptu Sumarwan, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Takalar. Antusiasme masyarakat terlihat dengan jumlah peserta mencapai sekitar 150 orang.

Komoditas Dijual dengan Harga Terjangkau
Dalam kegiatan GPM, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dan rumah tangga dengan harga relatif terjangkau.
Beberapa komoditas yang tersedia antara lain:
- Beras SPHP: Rp57.000 per 5 kilogram
- Gula pasir: mulai Rp14.500 per kilogram
- Minyak goreng: Rp15.000 per liter
- Bawang merah: Rp25.000 per kilogram
- Bawang putih: Rp30.000 per kilogram
- Telur: berkisar Rp48.000 hingga Rp52.000 per rak

Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin Hadiri Gerakan Pangan Murah di Lapangan Makkatang Daeng Sibali, Takalar"
Baca selengkapnya di: https://www.newsri.id/nasional/3152932692/wakil-bupati-takalar-hengky-yasin-hadiri-gerakan-pangan-murah-di-lapangan-makkatang-daeng-sibali-takalar

Dukungan TNI-Polri
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Dandim 1426/Takalar melalui Danramil 1426-07/Pattallassang Kapten Inf Nasrun. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di wilayah.

“Kami dari Kodim 1426/Takalar sangat mendukung kegiatan Gerakan Pangan Murah ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah,” ujarnya.

Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin Hadiri Gerakan Pangan Murah di Lapangan Makkatang Daeng Sibali, Takalar"
Baca selengkapnya di: https://www.newsri.id/nasional/3152932692/wakil-bupati-takalar-hengky-yasin-hadiri-gerakan-pangan-murah-di-lapangan-makkatang-daeng-sibali-takalar

Kapten Inf Nasrun menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi sosial dan perekonomian masyarakat. Pihaknya juga menyatakan siap mendukung monitoring serta pengamanan kegiatan di wilayah agar pelaksanaan GPM berjalan tertib, aman dan memberikan manfaat secara maksimal kepada masyarakat.

Komitmen Pemkab Takalar
Gerakan Pangan Murah di Lapangan Makkatang Dg Sibali diharapkan tidak hanya menjadi upaya jangka pendek dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga ketersediaan pangan dan mengantisipasi gejolak harga di pasaran.

Kehadiran Wakil Bupati Takalar bersama unsur TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan program tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin Hadiri Gerakan Pangan Murah di Lapangan Makkatang Daeng Sibali, Takalar"

Musim Kering Melanda Takalar, Bupati Daeng Manye Instruksikan PMI Salurkan Air Bersih Ke Warga


Dampak musim kering mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Takalar. Keterbatasan sumber air membuat sebagian warga mulai mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye bergerak cepat dengan menginstruksikan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Takalar untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.

Instruksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama PMI untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih di tengah kondisi musim kering.

Salah satu wilayah yang menjadi sasaran penyaluran air bersih adalah Dusun Puntondo, Desa Laikang, Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Takalar menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak.

Bantuan tersebut disambut antusias masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu karena dalam beberapa waktu terakhir mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Salah seorang warga, Daeng Nappu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Takalar serta PMI Kabupaten Takalar yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayahnya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan PMI Takalar yang sudah membantu memberikan air bersih kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama sekarang air mulai sulit didapat,” ujar Daeng Nappu, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Kami sangat bersyukur karena air bersih ini bisa langsung digunakan oleh masyarakat. Mudah-mudahan penyaluran seperti ini terus dilakukan selama warga masih mengalami kesulitan air,” harapnya.

Bagi masyarakat di wilayah terdampak kekeringan, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat penting. Air diperlukan bukan hanya untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga untuk memasak, mandi, mencuci, dan berbagai aktivitas rumah tangga lainnya.

Bupati Takalar Daeng Manye, yang juga dipercaya sebagai Ketua PMI Kabupaten Takalar, meminta agar distribusi air bersih dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar wilayah yang benar-benar membutuhkan.

“Setiap hari distribusi air bersih ke daerah kering yang terdampak,” demikian arahan Bupati Takalar dalam merespons kondisi masyarakat di sejumlah wilayah.

Arahan tersebut langsung ditindaklanjuti PMI Kabupaten Takalar dengan melakukan pendistribusian air bersih secara rutin ke sejumlah titik yang mengalami kekeringan.

Langkah tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dan PMI dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya ketika kondisi musim kering menyebabkan ketersediaan sumber air mengalami penurunan.

PMI Kabupaten Takalar juga terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi untuk mengidentifikasi wilayah yang mengalami kekurangan air bersih. Dengan demikian, bantuan diharapkan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

Bagi Daeng Nappu dan warga lainnya, bantuan air bersih tersebut bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bukti hadirnya pemerintah dan PMI di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Pemkab Takalar bersama PMI Kabupaten Takalar berkomitmen untuk terus mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah terdampak selama masyarakat masih membutuhkan, hingga kondisi ketersediaan air kembali normal.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Inovasi “PASSIRIKA BOS” Tembus Panggung Nasional, Daeng Manye Terima Detiktimur Awards 2026

JAKARTA-Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, inovasi “PASSIRIKA BOS” berhasil menembus panggung nasional setelah mendapat apresiasi dalam ajang detiktimur Awards 2026.

Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, menerima penghargaan tersebut dalam Anugerah Inovasi dan Kontribusi untuk Indonesia Bagian Timur yang digelar di Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa terobosan yang dilakukan Pemkab Takalar dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan mulai mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Salah satu terobosan tersebut adalah PASSIRIKA BOS, inovasi yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di bawah kepemimpinan Dody Riyan Saputra.

Dody Riyan Saputra, Kadis Termuda Dorong Pendidikan Berbasis Digital

Di bawah kepemimpinan Dody Riyan Saputra, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar terus mendorong lahirnya berbagai inovasi untuk memperkuat tata kelola pendidikan.

Dody yang dikenal sebagai salah satu kepala dinas termuda di lingkungan Pemkab Takalar dinilai mampu membawa semangat baru dalam menghadirkan inovasi pelayanan pendidikan.

Salah satu hasilnya adalah Smart System Tata Kelola Dana Pendidikan yang diwujudkan melalui aplikasi PASSIRIKA BOS.

Inovasi tersebut dirancang untuk membantu satuan pendidikan dalam mengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara digital.

Dengan sistem tersebut, proses administrasi penggunaan dana BOS dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

PASSIRIKA BOS juga diharapkan dapat mempermudah sekolah dalam melakukan pencatatan dan pelaporan sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran pendidikan.

Tak Hanya Digitalisasi, Tapi Perbaikan Tata Kelola

Bagi Pemkab Takalar, PASSIRIKA BOS bukan sekadar aplikasi digital.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pendidikan yang lebih transparan dan tepat sasaran.

Digitalisasi pengelolaan dana pendidikan juga menjadi langkah untuk mengurangi proses administrasi yang selama ini membutuhkan waktu dan memperkuat akses terhadap informasi pengelolaan anggaran di satuan pendidikan.

Keberhasilan inovasi ini mendapat perhatian dalam detiktimur Awards 2026, yang memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, lembaga dan berbagai pihak yang dinilai menghadirkan inovasi serta kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia bagian timur.

Bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas inovasi.

Dody Riyan Saputra dan jajaran Disdikbud Takalar pun berhasil menunjukkan bahwa OPD daerah tidak hanya dituntut menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga harus mampu melahirkan terobosan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Daeng Manye: Inovasi Takalar Mendapat Pengakuan Nasional

Penghargaan yang diterima Bupati Daeng Manye sekaligus menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Takalar.

Di bawah kepemimpinannya, transformasi digital menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pemerintahan yang lebih cepat, efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui inovasi PASSIRIKA BOS, Pemkab Takalar menunjukkan komitmennya membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga memperbaiki tata kelola dan akuntabilitas anggaran pendidikan.

Raihan detiktimur Awards 2026 menjadi tambahan motivasi bagi Pemkab Takalar untuk terus melahirkan inovasi di berbagai sektor.

PASSIRIKA BOS kini bukan sekadar inovasi milik Dinas Pendidikan Takalar. Terobosan tersebut telah membawa nama Takalar ke panggung nasional dan menjadi bukti bahwa inovasi dari daerah mampu mendapatkan apresiasi di tingkat nasional.

Jumat, 07 Agustus 2026

Bupati Daeng Manye Tancap Gas! Gandeng Bank BTN, Takalar Bidik PAD Naik dan Layanan Publik Makin Digital

Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye terus tancap gas mendorong transformasi pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Takalar.

Terbaru, Daeng Manye melakukan koordinasi bersama Bank BTN di Kantor Cabang Bank BTN Jakarta Kuningan, Jumat (7/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Bank BTN melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diarahkan untuk memperkuat sejumlah sektor strategis di Kabupaten Takalar.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar Daeng Manye berdiskusi dengan jajaran Bank BTN, di antaranya Novie Fatmawatie, Department Head Government Institutional Banking 2 Division, serta Rozana Melly, Department Head Healthcare Institutional Banking 2.

Sejumlah agenda penting menjadi pembahasan dalam koordinasi tersebut, mulai dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan ASN, hingga penguatan sistem layanan rumah sakit di Kabupaten Takalar.

Kerja sama ini diproyeksikan menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Pemanfaatan sistem digital diharapkan mampu membuat pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.

Di sisi lain, digitalisasi juga diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan daerah melalui sistem yang lebih tertata dan transparan.

Bagi Daeng Manye, kolaborasi dengan lembaga perbankan merupakan bagian dari upaya mempercepat berbagai agenda pembangunan dan pembenahan tata kelola pemerintahan.

Pertemuan di Jakarta tersebut juga menjadi langkah awal sebelum memasuki pembahasan teknis yang lebih detail.

Rencananya, pembahasan dan tindak lanjut secara teknis antara Pemkab Takalar dan Bank BTN akan dilakukan pada pekan depan.

Selanjutnya, kedua pihak menargetkan proses PKS dapat dirampungkan sekitar dua pekan kemudian.

Dengan demikian, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap koordinasi, tetapi segera masuk ke tahap implementasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan di Takalar.

Menariknya, ruang kerja sama yang dibangun antara Pemkab Takalar dan Bank BTN juga terbuka untuk dikembangkan pada sektor lainnya.

Artinya, apabila dalam pelaksanaannya terdapat sektor strategis lain yang dapat dikolaborasikan, maka peluang kerja sama tersebut tetap terbuka.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Takalar untuk membangun pemerintahan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Takalar berharap peningkatan PAD dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja ASN serta pelayanan publik yang semakin cepat dan berkualitas.

Dari Jakarta, Daeng Manye membawa satu agenda besar untuk Takalar: mempercepat transformasi digital, memperkuat pendapatan daerah, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah bagi masyarakat.

Kamis, 06 Agustus 2026

Takalar Award 2026, Pemkab Takalar Beri Apresiasi bagi ASN, Desa, Sekolah, dan Puskesmas Berprestasi

Pemerintah Kabupaten Takalar akan menggelar Malam Apresiasi dan Inovasi Takalar Award 2026 pada Rabu malam (5/8/2026) di Halaman Kantor Bupati Takalar. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan kepada perangkat daerah, pemerintah desa, satuan pendidikan, puskesmas, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menunjukkan kinerja, dedikasi, dan inovasi terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Takalar Award merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, sebagai upaya membangun budaya kerja yang kompetitif, profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui program ini, setiap perangkat daerah dan unit pelayanan didorong untuk terus meningkatkan kinerja, menghadirkan berbagai inovasi, serta memberikan pelayanan yang semakin berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan bahwa Takalar Award tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik.

“Takalar Award ini kami hadirkan sebagai pemacu semangat agar seluruh aparatur berlomba-lomba meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Daeng Manye.

Pada Takalar Award 2026, sejumlah kategori penghargaan akan diberikan, di antaranya Desa Terbaik, ASN Terbaik, Kepala Puskesmas dan Puskesmas Terbaik, Kepala Sekolah dan Sekolah Terbaik, Guru Terbaik, serta kategori Pelayanan Terbaik.

“Saya perlombakan desa terbaik, ASN terbaik, kepala puskesmas atau puskesmas terbaik, kepala sekolah dan sekolah terbaik, guru terbaik, hingga pelayanan terbaik. Daripada bermalas-malasan, nanti akan kelihatan siapa yang rajin. Kami siapkan medali emas, perak, perunggu, piala, beserta hadiah uang tunai bagi yang terbaik,” kata Daeng Manye.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi menjadi instrumen untuk mendorong lahirnya inovasi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat.

Proses penilaian dilakukan secara objektif oleh tim yang dibentuk melalui Surat Keputusan Bupati. Penilaian meliputi sejumlah indikator, seperti capaian kinerja, inovasi pelayanan, tata kelola pemerintahan, serta dampak nyata pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Diskominfo-SP Kabupaten Takalar, Andi Gunawan, menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan Malam Apresiasi dan Inovasi Takalar Award 2026 telah dimatangkan agar kegiatan berlangsung lancar dan sukses.

Ia berharap Takalar Award menjadi momentum untuk memperkuat semangat kompetisi yang sehat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar, sehingga mampu melahirkan aparatur dan unit pelayanan yang semakin inovatif, profesional, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan mengusung semangat apresiasi, inovasi, dan kompetisi, Takalar Award 2026 diharapkan menjadi salah satu penggerak transformasi budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin cepat, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Senin, 03 Agustus 2026

Kabar Gembira! Bupati Takalar Naikkan Honor Imam Kelurahan dan Imam Lingkungan, Insentif 6 Bulan Segera Dibayarkan

TAKALAR-Kabar gembira bagi Imam Kelurahan dan Imam Lingkungan di Kabupaten Takalar. Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, memastikan honorarium para imam dinaikkan dari Rp500 ribu menjadi Rp600 ribu per bulan. Selain itu, pemerintah daerah juga akan segera membayarkan insentif selama enam bulan, terhitung Januari hingga Juni 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati saat menggelar silaturahmi bersama sekitar 200 Imam Kelurahan dan Imam Lingkungan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin (3/8/2026).

Dalam kegiatan itu, Daeng Manye didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Takalar serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Imam Kelurahan dan Imam Lingkungan memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam membina kehidupan keagamaan sekaligus menjadi penyambung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Saya selaku pimpinan daerah tidak bisa menjalankan pemerintahan sendiri dan meluruskan barisan sampai ke tingkat bawah. Kita harus satu hati, satu pikiran, dan satu tujuan untuk kemajuan Kabupaten Takalar,” tegas Daeng Manye.

Ia menjelaskan, peningkatan honorarium merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Takalar atas dedikasi para imam yang selama ini mengabdikan diri melayani masyarakat.

“Honorarium dinaikkan dari Rp500 ribu menjadi Rp600 ribu dan akan dibayarkan selama enam bulan, mulai Januari hingga Juni 2026. Tentu ini menjadi kabar bahagia bagi para Imam Kelurahan, Imam Lingkungan, serta keluarga di rumah. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik dan membawa kebahagiaan,” ujarnya.

Daeng Manye juga berharap para imam terus meningkatkan semangat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat lingkungan dan kelurahan.

“Saya berharap para imam meningkatkan spirit dan semangat dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat memahami arti keberadaan pemerintah,” harapnya.

Menutup arahannya, Bupati mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini adalah amanah. Berikan yang terbaik selama kita menjabat agar meninggalkan kesan yang baik dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Imam Lingkungan Mangadu, Syafaruddin, mengaku sangat bersyukur atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Takalar yang menaikkan honorarium sekaligus membayarkan insentif yang telah lama dinantikan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena yang selama ini kami nantikan akhirnya terwujud. Insentif akan dibayarkan dan honorarium juga bertambah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian dan arahannya kepada kami,” ungkap Syafaruddin.

Menutup arahannya, Bupati mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini adalah amanah. Berikan yang terbaik selama kita menjabat agar meninggalkan kesan yang baik dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” pungkasnya.

Bupati Takalar Lepas Kontingen Kwarcab Menuju Jambore Nasional XII 2026, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

TAKALAR-Bupati Takalar H. Mohammad Firdaus Daeng Manye selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Takalar secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Takalar untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (3/8/2026).

Pelepasan kontingen berlangsung khidmat dan dirangkaikan dengan apel gabungan Pemerintah Kabupaten Takalar yang diikuti jajaran pemerintah daerah dan unsur Gerakan Pramuka.

Turut hadir Ketua dan jajaran Pengurus Kwarcab Takalar, para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Takalar, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Kontingen Kwarcab Takalar yang diberangkatkan terdiri dari 32 Pramuka Penggalang dan 6 pendamping lapangan. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan Kwarcab Takalar pada bulan lalu, sehingga mereka menjadi perwakilan terbaik Kabupaten Takalar untuk mengikuti pertemuan Pramuka terbesar tingkat nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan bahwa para peserta membawa nama baik Kabupaten Takalar sehingga harus menunjukkan sikap disiplin, mandiri, berintegritas, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan.

“Anak-anakku adalah duta Kabupaten Takalar. Jaga nama baik daerah, patuhi seluruh aturan selama kegiatan, bangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia, dan jadikan Jambore Nasional sebagai wadah untuk belajar, berkarya, serta mengembangkan kepemimpinan,” pesan Daeng Manye.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Kwarcab Takalar beserta seluruh pembina yang telah mempersiapkan kontingen melalui proses pembinaan dan seleksi secara maksimal.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Jambore Nasional bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi menjadi investasi penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk masa depan.

Sementara itu, jajaran Kwarcab Takalar menyampaikan bahwa seluruh peserta telah mengikuti tahapan seleksi, pelatihan, dan pembekalan sebagai bekal menghadapi berbagai aktivitas selama pelaksanaan Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Prosesi pelepasan ditandai dengan pemasangan jaket kontingen oleh Bupati Takalar kepada pimpinan kontingen yang disaksikan seluruh peserta apel dan tamu undangan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh kontingen diberikan kesehatan, keselamatan, mampu meraih prestasi, serta membawa pulang pengalaman berharga bagi kemajuan Gerakan Pramuka dan pembangunan karakter generasi muda di Kabupaten Takalar.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done