TOPIK TAKALAR

Senin, 13 April 2026

Apel Gabungan Pemkab Takalar, Plt Inspektur Ingatkan OPD Siap Hadapi Pemeriksaan KPK, BPK, dan BPKP

TAKALAR-Plt Inspektur Inspektorat Kabupaten Takalar,Drs Muhammad Rusli MM, memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (13/4/2026).

Dalam arahannya, Drs Muhammad Rusli MM yang mewakili Bupati Takalar menegaskan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan oleh tiga lembaga penting, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera mempersiapkan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan.

“Sesuai arahan pimpinan, seluruh OPD diharapkan mampu menyajikan dokumen pemeriksaan keuangan secara tepat, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga proses audit dapat berjalan lancar,” uujar Muhammad Rusli.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan lintas OPD sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Apel gabungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, tanggung jawab, serta sinergi antar perangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan profesional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Kepala OPD, Kepala Bidang, Kepala Bagian, serta seluruh staf lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Resmi Dibuka MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulsel di Maros, Wakil Bupati Takalar Serahkan Piala Bergilir

TAKALAR-Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., menghadiri Upacara Pembukaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang, Kantor Bupati Maros, Sulawesi Selatan pada Minggu, (12/04/2026).

Momen emosional terjadi saat Wakil Bupati Takalar menyerahkan secara langsung Piala Bergilir MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, yang didampingi oleh Bupati Maros selaku tuan rumah.

Wabup Takalar Hadiri Halalbihalal dan Bedah Buku “Langit Tidak Pernah Offline” di Balla Barakkaka Ri GalesongBupati Takalar Lepas Kafilah LPTQ Ikuti MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi SelatanWujudkan Mimpi ke Negeri Sakura, 17 Pemuda Takalar Ikuti Seleksi Program SSW.

Penyerahan ini menandai berakhirnya masa jabatan Kabupaten Takalar sebagai Juara Umum bertahan, setelah sebelumnya sukses meraih prestasi tertinggi pada gelaran MTQ ke-XXXIII di Kabupaten Takalar


Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan secara resmi membuka perhelatan religius terbesar di provinsi ini. Beliau menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk mempererat silaturahmi antar-daerah dan memperdalam kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Acara pembukaan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan, jajaran Forkopimda, serta ribuan kafilah yang siap bertanding dalam berbagai cabang lomba.

Kamis, 09 April 2026

Bupati Takalar Lepas Kafilah MTQ Sulsel 2026 ke Maros, Target Pertahankan Juara Umum

TAKALAR-Bupati Takalar, Daeng Manye, secara resmi melepas kafilah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Takalar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Maros.

Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Ruang Rapat Bupati Takalar, Kamis (9/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, dan official yang telah melakukan berbagai persiapan menghadapi ajang bergengsi tersebut.

Ia berharap seluruh anggota kafilah dapat tampil maksimal dan kembali mengharumkan nama Kabupaten Takalar.

“Jaga kekompakan, junjung tinggi sportivitas, serta jadikan MTQ ini sebagai momentum untuk memperkuat syiar Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa prestasi juara umum pada MTQ Sulsel tahun 2024 menjadi motivasi untuk kembali meraih hasil terbaik.

Menurutnya, para peserta yang tergabung dalam kafilah merupakan putra-putri terbaik daerah dengan kemampuan unggul di bidang tilawah Al-Qur’an.

Mereka tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi representasi semangat religius di tengah masyarakat.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Takalar, Muhammad Ikbal, SE., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa kafilah LPTQ Takalar mengirimkan 30 peserta yang akan berlaga pada 14 cabang lomba. Ia optimistis, dengan persiapan yang matang dan kerja keras seluruh tim, Kabupaten Takalar mampu mempertahankan prestasi juara umum di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Rabu, 08 April 2026

Bupati Takalar Sambut Pangdam XIV/Hasanuddin, Dukung Penuh Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Takalar – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Takalar, Rabu (9/4/2026).

Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Bupati Takalar Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Wakil Bupati H. Hengky Yasin, Ketua DPRD Takalar H. Muh. Rijal, Wakil Ketua DPRD Fadel Achmad, unsur Forkopimda, serta Sekretaris Daerah Muhammad Hasbi di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan pengalungan sarung oleh Bupati Takalar sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang di Butta Panrannuangku.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Takalar.

Ia mengungkapkan, kunjungan tersebut selain sebagai agenda kerja juga dirangkaikan dengan kegiatan ground breaking pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Kelurahan Canrego, Kecamatan Polongbangkeng Selatan.

“Pembangunan koperasi desa ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran KDMP diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang usaha baru di tingkat desa.

Sementara itu, Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin di wilayahnya.

Ia menilai kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi bersama TNI dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini, terlebih dengan adanya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Takalar siap mendukung penuh program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Takalar.

Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan cenderamata antara Pangdam XIV/Hasanuddin dan Bupati Takalar sebagai simbol kehormatan serta sinergi kedua pihak.

Selasa, 07 April 2026

BLT-DD 2026 Bontoparang Cair, 8 KPM Terima Rp900 Ribu Tahap Pertama di Takalar

Pemerintah Desa Bontoparang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama tahun 2026.

Penyaluran yang berlangsung di Aula Kantor Desa, Selasa (7/4/2026), tersebut mencakup alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret, dengan total bantuan sebesar Rp900.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sebanyak 8 kepala keluarga yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem menerima bantuan ini.

Program BLT-DD menjadi salah satu langkah nyata pemerintah desa dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan.

Kepala Desa Bontoparang, Abd Rahman yang akrab disapa Daeng Kulle, menyampaikan bahwa proses penyaluran berjalan lancar, tertib, dan penuh transparansi.

“Alhamdulillah penyaluran hari ini berjalan dengan baik. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami berharap BLT-DD ini bisa membantu meringankan beban ekonomi warga serta memberi manfaat nyata bagi penerima,” tambahnya.

Kegiatan penyaluran turut dihadiri oleh pendamping desa, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para kepala kewilayahan, sebagai bentuk sinergi dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Desa Bontoparang terus berupaya memperkuat langkah dalam percepatan penanganan kemiskinan ekstrem serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Senin, 06 April 2026

Bupati Takalar Usulkan Desa Tarang Toa Segera Terbentuk dan Serahkan Ranperda ke DPRD

Takalar — Penantian panjang masyarakat akhirnya mulai terjawab. Setelah diusulkan sejak tahun 2020, Desa Tarang Toa yang merupakan pemekaran dari Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, kini resmi masuk tahap pembahasan setelah Bupati Takalar menyerahkan Ranperda ke DPRD.

Langkah ini menjadi sinyal kuat percepatan pelayanan publik di wilayah tersebut yang selama ini dinilai masih sulit dijangkau.

Meski telah diusulkan sejak 2020, proses pemekaran Desa Karang Toa baru memasuki tahap Ranperda pada 2026.

Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pembentukan Desa Persiapan Tarang Toa dalam rapat paripurna DPRD Takalar.senin 05 april 2026

Desa Persiapan Tarang Toa diketahui merupakan hasil pemekaran dari Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemekaran desa harus berlandaskan filosofi pemerintahan yang kuat serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Dalam memimpin Kabupaten Takalar, saya berpegang pada prinsip Kasipaliki, Tamakutaya, dan Ayabba. Ini menjadi dasar dalam menjalankan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aspirasi pembentukan Desa Karang Toaya telah disuarakan masyarakat sejak tahun 2020. Harapan utama warga adalah agar pelayanan dasar bisa lebih dekat dan mudah diakses, sebagaimana desa lainnya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam mempercepat pelayanan publik.

“Kesuksesan pemerintah adalah bagaimana kita bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengungkapkan, pemekaran desa ini dilatarbelakangi berbagai persoalan, seperti disparitas pembangunan, sulitnya akses pelayanan, serta pertimbangan jumlah penduduk, kesamaan adat istiadat, dan kondisi wilayah.

Ia menilai, pembentukan desa baru merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan serta mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak boleh ada yang lambat. Semua harus bergerak cepat sesuai slogan Pemerintah Kabupaten Takalar, yakni Takalar Cepat,” katanya.

Bupati turut mengapresiasi para tokoh masyarakat yang telah lama memperjuangkan pemekaran Desa Tarang Toa dari Desa Barugaya.

Ia menyebut, keberhasilan ini mencerminkan kuatnya kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Terkait penunjukan Penjabat (PJ) atau Pelaksana Tugas (Plt) kepala desa, Bupati menyatakan akan mengikuti ketentuan regulasi yang berlaku.

“Kalau memang tidak memenuhi syarat sesuai aturan, akan kita evaluasi dan diganti. Kita ingin kepala desa nantinya benar-benar mampu menjawab harapan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap, dengan terbentuknya desa baru, akan lahir pemerintahan desa yang efektif, responsif, serta mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Semoga upaya ini dimudahkan oleh Allah SWT dan membawa kemajuan bagi daerah kita,” tutupnya.

Minggu, 05 April 2026

Fraksi Kecewa Dokumen Rekomendasi Terlambat ,Rapat DPRD Takalar Diskors

TAKALAR-Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Takalar yang digelar di Gedung DPRD, Senin (5/4/2026), mendadak diskors setelah menuai protes dari sejumlah fraksi.

Agenda utama yang membahas pemandangan umum fraksi terhadap LKPJ Bupati Takalar Tahun 2025 tidak berjalan sesuai rencana akibat keterlambatan distribusi dokumen dari pihak eksekutif.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Takalar, Muhammad Rijal, awalnya berlangsung khidmat dengan pembukaan resmi dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun suasana berubah tegang ketika memasuki sesi pemandangan umum fraksi.

Sejumlah anggota dewan menyampaikan keberatan karena bahan rekomendasi baru diterima pada pagi hari, bahkan disebut hanya dibagikan melalui aplikasi WhatsApp.

Kondisi tersebut dinilai menghambat kinerja legislatif karena anggota DPRD tidak memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari dokumen secara menyeluruh.

Beberapa fraksi menilai penyampaian materi yang mendadak mencerminkan kurangnya profesionalitas dan lemahnya koordinasi antara pihak eksekutif dan legislatif dalam proses pembahasan LKPJ.

Akibatnya, mayoritas fraksi sepakat meminta agar rapat diskors hingga seluruh dokumen dapat dipelajari dengan baik.

Padahal, dalam agenda paripurna tersebut terdapat sejumlah pembahasan penting, mulai dari tanggapan fraksi, pembentukan panitia khusus LKPJ, hingga rencana pembahasan ranperda di luar Propemperda 2025.

Penundaan ini berdampak pada tertundanya seluruh rangkaian agenda rapat.

Sorotan publik kini mengarah pada Pemerintah Kabupaten Takalar yang dinilai perlu meningkatkan koordinasi dan kesiapan administrasi agar fungsi pengawasan DPRD dapat berjalan optimal, khususnya dalam evaluasi kinerja kepala daerah melalui LKPJ
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done