TOPIK TAKALAR

Selasa, 13 Oktober 2026

Gubernur Sulsel Resmikan Rumah Layak Huni Sinergi Bersama TNI dan Bupati Takalar


Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan dan menyerahkan secara langsung kunci rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Dusun Panyangkalang, Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar di enam desa yakni desa Panyangkalan, desa Bontoparang, desa Pattopakang,desa cikoang,desa Laikang dan desa punaga.(12/10/2026).

Program pemprov ini dihadiri sekitar 100 tamu undangan, termasuk Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Sekda Provinsi Sulsel, serta jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah setempat.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulsel atas perhatian dan sinergi pembangunan yang dihadirkan di wilayahnya. Menurut Daeng Manye, rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang bagi keluarga untuk membangun kehidupan, mendidik anak, dan menata masa depan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sebagai langkah konkret yang manfaatnya terasa langsung oleh warga.

Dukungan serupa disampaikan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko. Ia mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dan semangat gotong royong dalam merenovasi hunian warga yang membutuhkan. Keterlibatan prajurit TNI dalam program sosial ini menjadi wujud kepedulian bersama untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur, melainkan bentuk dorongan untuk meningkatkan kualitas hidup dan memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Ia menyampaikan terima kasih atas kolaborasi solid Kodam XIV/Hasanuddin serta Pemkab Takalar, sekaligus berpesan kepada warga penerima agar merawat hunian tersebut sebagai tempat membina keluarga yang harmonis.

Salah satu penerima rumah layak huni yang bernama Rahim DG Se’re warga dusun pandala desa Laikang berterima kasih sebesar besarnya kepada gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin dan pemkab takalar atas bantuan Rumah layak huni yang di bangunkannya.” Terima kasih banyak pak gubernur, dan pak Bupati atas bantuan bedah rumahnya”. Ucapnya dengan nada gembira

Rangkaian acara yang dimulai dengan penyerahan kunci, dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi rumah oleh Gubernur Sulsel beserta, pandam, bupati takalar dan rombongan. Kegiatan penyerahan dan peninjauan hunian baru tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar .

Bupati Takalar Manargetksn KONI Masuk 10 Besar, Matangkan Persiapan Menuju Porprov XVIII Sulsel 2026


Pemerintah Kabupaten Takalar terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang akan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo pada 7–14 November 2026 mendatang.

Dengan mengusung target menembus 10 besar klasemen perolehan medali, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menggelar pertemuan bersama jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Takalar dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Takalar, di Kantor Bupati Takalar, Senin (12/10/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan kontingen Kabupaten Takalar menjelang pelaksanaan pesta olahraga terbesar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan itu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan panitia yang akan berjuang membawa nama daerah pada ajang Porprov XVIII Sulsel 2026.

Bupati berharap seluruh kontingen dapat mempersiapkan diri secara maksimal serta menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.

Menurutnya, keikutsertaan Kabupaten Takalar dalam ajang Porprov bukan sekadar memenuhi agenda kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi atlet daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati juga berharap kepercayaan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Takalar dapat dijawab melalui torehan prestasi membanggakan dari para atlet yang akan berlaga.

Target menembus 10 besar diharapkan menjadi motivasi bersama bagi seluruh unsur kontingen untuk bekerja keras, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Takalar, Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., bersama jajaran pengurus KONI dan Disparpora Takalar terus melakukan koordinasi guna memastikan kesiapan teknis maupun nonteknis kontingen.

Berdasarkan data persiapan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, Kabupaten Takalar direncanakan memberangkatkan 336 orang, terdiri atas 203 atlet dan 133 orang unsur pendukung kontingen, yang meliputi ofisial, panitia, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung perjuangan atlet Kabupaten Takalar pada Porprov XVIII Sulsel 2026.

Pertemuan bersama Bupati Takalar berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan antusiasme. Dukungan yang diberikan pemerintah daerah diharapkan semakin meningkatkan semangat dan motivasi seluruh kontingen untuk memberikan hasil terbaik.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua KONI Takalar, Wakil Ketua I KONI Takalar, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar, Sekretaris Disparpora Takalar, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI, Wakil Ketua Binpres, jajaran pengurus KONI, serta staf Disparpora Takalar.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Takalar, KONI, Disparpora, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, persiapan menuju Porprov XVIII Sulsel 2026 diharapkan semakin solid dan terarah.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh kontingen, Kabupaten Takalar optimistis dapat bersaing secara maksimal dan mewujudkan target masuk 10 besar pada Porprov XVIII Sulsel 2026 di Bone dan Wajo.

Pada Porprov Sebelumnya, Takalar menempati peringkat 19 dari 24 Kabupaten/kota dengan hanya memperoleh 4 medali emas.

Sabtu, 10 Oktober 2026

Momen Hangat di Malam Pisah Sambut Kapolda Sulsel, Bupati Takalar Daeng Manye Berbincang dengan Irjen Awal Chairuddin

Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri malam pisah sambut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan dari Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro kepada Irjen Pol M. Awal Chairuddin, Jumat (9/10/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Mappaoddang, Kantor Polda Sulawesi Selatan, Makassar, tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sulsel sekaligus ajang silaturahmi antara unsur pemerintah daerah dan jajaran kepolisian.

Kehadiran Bupati Takalar dalam agenda tersebut mencerminkan pentingnya menjaga hubungan kelembagaan dan komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dengan institusi Polri, khususnya dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Selatan.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye tampak berbincang santai dengan Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol M. Awal Chairuddin. Suasana akrab tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian malam pisah sambut.

Komunikasi yang terjalin di antara keduanya diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain Bupati Takalar, turut hadir Camat Galesong Utara, Mohammad Faisal Irfan, S.E., M.Si., yang ikut menghadiri kegiatan tersebut.

Malam pisah sambut ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi lintas institusi demi menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan aparat keamanan.

Dengan kepemimpinan baru di Polda Sulsel, diharapkan sinergi bersama pemerintah kabupaten dan seluruh elemen masyarakat semakin solid dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung kemajuan daerah di Sulawesi Selatan.

Peduli Korban Kebakaran, UPT SDN 183 Inpres Kampung Parang Salurkan Bantuan ke korban kebakaran


Wujud kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Hamsunar kepala UPT SDN 183 Inpres Kampung Parang dengan berbagi bantuan kepada korban kebakaran  Kebakaran melanda kediaman Pempe Dg Ngeppe pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WITA. Api menghanguskan bangunan tempat tinggal hingga rata dengan tanah, tidak menyisakan harta benda apa pun.  yang terjadi di Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar.

Aksi sosial ini menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap pempe dg ngeppe  warga yang sedang tertimpa musibah.Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk perhatian kepada korban kebakaran yang harus menghadapi kondisi sulit akibat peristiwa yang menghanguskan tempat tinggal mereka.

Kehadiran UPT SDN 183 Inpres Kampung Parang diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus meringankan beban para korban.

Kegiatan berbagi ini juga mendidik siswa sejak dini untuk mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan dalam lingkungan pendidikan, khususnya pentingnya menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Hamsunar berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi korban kebakaran dalam memenuhi kebutuhan mereka pascamusibah. Meski bantuan tersebut tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, kepedulian dan kebersamaan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali.

Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tidak hanya berperan dalam mencerdaskan generasi bangsa, tetapi juga membangun karakter yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Semangat berbagi yang ditunjukkan Hamsunar kepala UPT SDN 183 Inpres Kampung parang bersama muridnya ini diharapkan dapat menginspirasi anak didiknya untuk terus menumbuhkan solidaritas dan membantu sesama, terutama warga yang sedang menghadapi musibah.

Jumat, 09 Oktober 2026

Breaking News: Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Definitif, Daeng Manye Targetkan Birokrasi Takalar Bergerak Lebih Cepat


Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Drs. Ahmad Rivai, M.Si., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Takalar, Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Pelantikan ini mengakhiri kekosongan jabatan Sekda setelah pejabat sebelumnya, Dr. Muhammad Hasbi, berpindah tugas ke Pemerintah Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Daeng Manye menegaskan bahwa Sekda memiliki peran strategis dalam menerjemahkan kebijakan kepala daerah menjadi program nyata. Ahmad Rivai diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, dan kepala desa, serta membangun pola kerja yang adaptif, kolaboratif, inovatif, dan cepat merespons kebutuhan masyarakat.

Bupati juga menyoroti tantangan fiskal daerah, termasuk kewajiban pembayaran utang sekitar Rp313 miliar dan efisiensi anggaran sekitar Rp160 miliar.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat pembangunan. Sebaliknya, pemerintah harus berinovasi dengan mengoptimalkan potensi pertanian, kelautan, pariwisata, UMKM, serta menarik investasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, Ahmad Rivai diminta memprioritaskan pembenahan dan optimalisasi aset daerah melalui inventarisasi, penertiban administrasi, sertifikasi, serta pemanfaatan aset secara produktif.

Daeng Manye juga menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan aset yang menghambat pelayanan publik, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan memastikan birokrasi tidak berbelit-belit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Daeng Manye turut menegaskan rencana penerapan penilaian kinerja ASN yang lebih terukur dan berbasis prestasi, dengan sekitar 60 persen komponen Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) nantinya dikaitkan dengan kinerja.

Ia berharap kepemimpinan Ahmad Rivai mampu memperkuat soliditas pemerintahan, mempercepat penyelesaian persoalan daerah, serta mendorong transformasi Kabupaten Takalar. “Fast response, cepat merespons apa yang menjadi kebutuhan daerah,” tegasnya.

Kamis, 08 Oktober 2026

Bupati Takalar Resmikan Rumah Layak Huni BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Kekuatan Sosial di Takalar


TAKALAR —  Bupati Takalar Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., meresmikan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) melalui program peningkatan rumah tidak layak huni yang dilaksanakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Takalar.

Peresmian berlangsung di Lingkungan Ballo II, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa hunian yang aman dan layak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Riswan Ilyas, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar Solihin, S.Ag., M.M., Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Takalar Muh. Ikbal Batong, S.E., M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Takalar Abd Karim, S.S., M.Ei., Camat Pattallassang Bansuhari Said, S.AP., M.AP., Lurah Sombalabella Muhammad Ali, S.Sos., serta Babinsa Kelurahan Sombalabella Serka Herman, S.E.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Riswan Ilyas menyampaikan bahwa program rumah layak huni merupakan bukti nyata bagaimana zakat dapat dihadirkan dalam bentuk program sosial yang langsung memberikan manfaat kepada masyarakat.

Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki kekuatan besar untuk membangun kepedulian dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Menghadirkan manfaat zakat menjadi program sosial adalah bukti bagaimana zakat bisa membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Ini adalah bentuk kekeluargaan yang kita hadirkan melalui BAZNAS,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Takalar atas dukungan dan kerja sama yang diberikan sehingga program-program BAZNAS dapat terus hadir di tengah masyarakat.

Riswan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan semangat berinfak dan bersedekah melalui BAZNAS agar program sosial dapat semakin diperluas dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat.

Sementara itu, Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Takalar memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program sosial yang dilaksanakan BAZNAS.

Salah satunya melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi rumah yang lebih aman, nyaman dan layak ditempati.

“Pemerintah Kabupaten Takalar sangat mendukung program-program sosial yang dilakukan oleh BAZNAS, salah satunya adalah rehab rumah tidak layak huni menjadi layak huni,” kata Daeng Manye.

Bupati menilai potensi zakat di Kabupaten Takalar sangat besar apabila dapat dikelola dan dioptimalkan secara maksimal.

Menurutnya, kekuatan zakat dapat menjadi salah satu instrumen sosial yang membantu pemerintah dalam mempercepat berbagai program kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kita bisa maksimal partisipasi zakat di Kabupaten Takalar ini, potensinya sangat besar dalam membantu program-program sosial yang tentu bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat kita,” ungkapnya.

Daeng Manye bahkan menargetkan BAZNAS Kabupaten Takalar mampu menjadi salah satu BAZNAS terbaik di Sulawesi Selatan.

“Saya inginkan BAZNAS Takalar menjadi yang terbaik di Sulawesi Selatan. Ini pekerjaan rumah untuk kita semua,” tegasnya.

Peresmian rumah layak huni tersebut sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan masyarakat dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Pemerintah Kabupaten Takalar berharap optimalisasi zakat, infak dan sedekah dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.

Kegiatan peresmian berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WITA dan berjalan aman serta lancar.


Tak Mau Pelayanan Berhenti Jam 4 Sore, Bupati Daeng Manye Minta Dinsos-PMD Siapkan Sistem Shift


Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye meminta sistem pelayanan masyarakat di lingkungan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) Takalar dibenahi secara serius.

Bahkan, Bupati meminta jajaran Dinsos-PMD mempertimbangkan sistem shift pelayanan hingga malam hari untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan ketika membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Daeng Manye saat melakukan inspeksi mendadak di Dinsos-PMD Takalar, Rabu (7/10/2026).

Menurut Bupati, pelayanan publik tidak boleh hanya terpaku pada rutinitas jam kerja apabila kebutuhan masyarakat mengharuskan adanya pelayanan yang lebih fleksibel.

“Kalau begitu di-shift-kan saja ini. Pelayanan itu ada sampai jam 12 malam,” ujar Daeng Manye saat berdialog dengan petugas.

Ia kemudian mengarahkan agar pelayanan dapat diatur secara bergantian, termasuk kemungkinan adanya petugas yang tetap berjaga hingga sekitar pukul 20.00 WITA.

“Jam 4 rata-rata pulang semua, tapi ada yang tinggal sampai jam 8 malam. Gantian. Itu berarti peningkatan pelayanan,” jelasnya.

Bupati menilai langkah tersebut penting karena masyarakat yang membutuhkan pelayanan BPJS tidak selalu datang pada waktu yang sama. Apalagi sebagian masyarakat datang dari wilayah yang cukup jauh.

“Ini kan kita melayani masyarakat. Masyarakat itu orang sakit, kita tidak tahu kapan membutuhkan pelayanan,” tegasnya.

Selain jam pelayanan, Daeng Manye menekankan kecepatan proses administrasi. Ia memperoleh informasi bahwa satu proses pelayanan rata-rata dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima menit.

Karena itu, ia meminta waktu tersebut benar-benar dijaga dan tidak berubah menjadi pelayanan yang lambat.

“Kalau rata-rata lima menit, jangan sampai jadi 10 menit, jangan malah satu hari,” katanya.

Bupati juga mengingatkan seluruh aparatur agar disiplin selama jam kerja. Ia menyoroti kebiasaan aparatur yang berada di warung atau kafe ketika seharusnya menjalankan tugas pelayanan.

“Jangan sampai ada yang nongkrong di warung, di kafe pada jam-jam kerja,” ingatnya.

Tidak berhenti pada disiplin, Daeng Manye juga meminta petugas memperbaiki sikap saat berhadapan dengan masyarakat.

Ia menginginkan petugas tampil ramah, murah senyum dan simpatik.

“Pelayanan tetap harus senyum,” pesannya.

Dalam sidak tersebut, Bupati turut menyoroti penataan akses masuk, parkir dan pengaturan kendaraan di kawasan Dinsos-PMD serta lingkungan rumah sakit.

Ia meminta koordinasi dengan Dinas Perhubungan dilakukan agar akses masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terganggu.

Daeng Manye juga membuka kemungkinan penataan kembali ruangan pelayanan agar lebih representatif dan nyaman.

Menurutnya, pembenahan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Takalar.

“Pelayanan ini untuk masyarakat kita. Singkat, cepat, harus terbuka,” tegasnya.

Bupati berharap pembenahan sistem pelayanan tersebut mampu menekan keluhan masyarakat sekaligus memastikan pelayanan BPJS di Takalar benar-benar hadir sebagai pelayanan dasar yang mudah diakses seluruh warga.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done