TOPIK TAKALAR

Senin, 19 Januari 2026

Wakil Bupati Takalar Pimpin Upacara Hari Kesadaran

TOPIKTAKALAR.COM,Takalar.Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, memimpin langsung Upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Senin (19/1/2026).

Hadir sekitar 30 menit sebelum prosesi dimulai, Hengky Yasin yang mengenakan seragam Korpri tampak memantau kesiapan barisan peserta dari berbagai instansi yang memadati lapangan sejak pagi hari.

Upacara ini diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, hingga unsur kewilayahan di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Pantauan di lokasi menunjukkan barisan peserta yang tertata rapi dengan perpaduan seragam Korpri dan seragam khaki, serta kehadiran personel dari Polres Takalar yang mengikuti upacara dengan sikap sempurna di sisi barat lapangan.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan ini, termasuk Sekretaris Daerah Takalar yang berdiri berdampingan dengan Wakil Bupati di barisan pimpinan.

Di sela persiapan, tampak pula Camat Galesong, Ikhsan Larigau, bersama para pegawai daerah lainnya memperlihatkan kekompakan sebelum upacara dimulai, menunjukkan antusiasme jajaran pemerintahan dalam memperingati hari bersejarah tersebut.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Hengky Yasin menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional memiliki makna strategis bagi penyelenggaraan pemerintahan.

Beliau menyampaikan bahwa agenda bulanan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum reflektif untuk memelihara tanggung jawab, pengabdian, serta disiplin para aparatur dalam menjalankan tugas negara.

Hengky Yasin secara khusus menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi dan integritas ASN guna membangun budaya kerja yang kolaboratif dan adaptif.

Ia berharap setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas serta mampu mendorong peningkatan daya saing daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Seiring dengan pesatnya transformasi digital, Wakil Bupati mengingatkan bahwa masyarakat saat ini menuntut pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, perubahan cara kerja birokrasi sudah tidak bisa dihindari, sehingga seluruh ASN dituntut untuk tidak gagap teknologi dan senantiasa responsif terhadap dinamika perubahan zaman.

Menyikapi tuntutan tersebut, ia menginstruksikan seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Takalar untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam setiap proses kerja.

Fokus utamanya adalah memastikan pelayanan publik terlaksana secara cepat dan berkualitas, sebagai wujud nyata profesionalisme ASN dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi semangat kerja ‘Takalar Cepat’ dan sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu ‘Takalar Maju dan Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital’,” tegas Hengky Yasin di hadapan para peserta upacara yang terdiri dari berbagai elemen pimpinan instansi dan tenaga pendidik.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh hadirin mengenai agenda besar Kabupaten Takalar yang akan segera memperingati Hari Jadi ke-66.

Ia mengajak seluruh elemen pemerintahan, mulai dari kepala desa hingga pimpinan OPD, untuk bersinergi menyukseskan perayaan tersebut sebagai momentum persatuan masyarakat Takalar.

Minggu, 18 Januari 2026

Strategi Bupati H. Firdaus Dg Manye Wujudkan Takalar Bersih dan Bebas Sampah

TOPIKTAKALAR.COM,Takalar - Komitmen Bupati Takalar H. Firdaus Daeng Manye dalam mewujudkan Kabupaten Takalar yang bersih dan tertata terus ditunjukkan melalui langkah nyata dan terukur. Salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah penanganan persoalan sampah yang kerap menumpuk di sejumlah titik strategis, baik di kawasan permukiman padat penduduk maupun pusat aktivitas ekonomi, 18/1/2026.

Sebagai bentuk keseriusan menjalankan program kebersihan, Bupati Takalar baru-baru ini menyerahkan bak sampah serta seragam kerja kepada petugas kebersihan. Penyerahan tersebut dilakukan secara langsung di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Takalar, sebagai upaya memperkuat sarana dan semangat kerja petugas lapangan yang setiap hari berjibaku menjaga kebersihan daerah.

Menurut H. Firdaus Dg Manye, kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, serta mendukung penuh program pemerintah daerah.

“Takalar yang bersih dan nyaman hanya bisa terwujud jika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring,” tegasnya.

Langkah strategis ini juga mendapat dukungan penuh dari DLHK Takalar sebagai leading sector dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan hidup. Berbagai upaya terus digencarkan, mulai dari peningkatan fasilitas kebersihan, penguatan armada, hingga edukasi kepada masyarakat.

Diketahui, hingga saat ini Kabupaten Takalar belum pernah meraih penghargaan Adipura, sebuah penghargaan bergengsi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan. Padahal, dari 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 17 daerah telah berhasil meraih Adipura, di antaranya Makassar, Parepare, Sidrap, Luwu Timur, Pinrang, Bantaeng, Selayar, Bulukumba, Wajo, Pangkep, Barru, Soppeng, Enrekang, Bone, Sinjai, Maros, dan Palopo.

Dengan strategi yang terarah, dukungan penuh DLHK, serta meningkatnya kesadaran masyarakat, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis dapat menyusul daerah lain dan menjadikan Takalar sebagai kabupaten yang bersih, asri, dan layak bersaing meraih Adipura di masa mendatang.

Bupati Takalar Soroti, Rendahnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Pentingnya Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan


TOPIKTAKALAR.COM,TAKALAR, Bupati Takalar Dr.H.Mohammad Firdaus MM. Daeng Manye menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Rapat Koordinasi Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman No. 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/01/2026).

Dalam arahannya, Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sangat terjangkau dan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mendaftar.

“Iurannya itu sangat murah, hanya 16.800 rupiah per bulan,” ujar Bupati.
Ia kemudian menjelaskan secara sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat.
“16.800 itu kalau kita bagi 30 hari, itu tidak sampai 600 rupiah satu hari,” jelasnya.

Dengan nada tegas, Bupati mengajak seluruh peserta rapat untuk berpikir rasional mengenai pentingnya perlindungan diri melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Masak kita tidak bisa sisihkan uang 600 rupiah satu hari untuk perlindungan diri kita?” tegasnya, yang langsung menarik perhatian peserta rapat.

Menurut Firdaus Daeng Manye, jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal, terutama mereka yang memiliki risiko kerja tinggi. Ia secara khusus menyinggung profesi petani dan nelayan sebagai kelompok yang paling rentan terhadap kecelakaan kerja.

Melalui peran aktif para penggerak PERISAI, Bupati berharap edukasi dan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga semakin banyak pekerja rentan di Kabupaten Takalar yang terlindungi secara sosial dan ekonomi.

(Djalal)

Kamis, 15 Januari 2026

Bupati Takalar Tunjuk Pejabat Baru Desa Kadatong

TOPIKTAKALAR.COM,Takalar.Bupati Takalar, H. Muhammad Firdaus Daeng Manye, resmi menunjuk Bendahara IKA Unismuh Makassar Cabang Takalar yang juga mantan Ketua IKA HIPERMATA Komisariat Unismuh Makassar, Baharuddin Tjalla atau yang akrab disapa Daeng Awe, sebagai Penjabat Kepala Desa Kadatong, Kecamatan Sidayu. Penunjukan tersebut dilakukan pada 14 Januari 2026.

Bupati Takalar menyampaikan bahwa penetapan pejabat baru di Kadatong diharapkan mampu menghadirkan suasana pemerintahan desa yang lebih sejuk, terbuka, serta memberikan pelayanan publik yang lebih prima.

Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah “Takalar Cepat”,cepat berpikir, cepat bertindak, dan cepat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintahan desa merupakan garda terdepan pelayanan publik. Kita berharap penjabat kepala desa yang baru mampu mendorong perubahan positif di Kadatong,” ujar Bupati.

Baharuddin Tjalla dikenal memiliki pengalaman panjang dalam organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Jejaring yang luas serta latar belakang aktivisme dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan partisipasi warga, serta mempercepat pelaksanaan program strategis di tingkat desa.

Menanggapi amanah tersebut, Baharuddin Tjalla menekankan bahwa jabatan penjabat kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab sosial.

“Penunjukan ini adalah amanah untuk memastikan bahwa negara benar-benar hadir sampai di tingkat desa. Tantangan kita hari ini adalah mempercepat pelayanan tanpa mengorbankan transparansi. Kami akan membangun sistem yang terbuka, mendorong partisipasi warga, dan memastikan setiap kebijakan berangkat dari kebutuhan riil masyarakat Kadatong. Prinsip ‘Takalar Cepat’ akan kami terjemahkan dalam kerja konkret: cepat merespons keluhan, cepat menyelesaikan persoalan dasar, dan cepat menghadirkan hasil yang bisa dirasakan langsung,” ujarnya.

Dengan pengangkatan ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap Desa Kadatong dapat menjadi model percepatan pelayanan publik dan penguatan tata kelola desa di wilayah tersebut.

Bupati Takalar, ajak Warga Sisihkan 600 Rupiah Per Hari untuk Perlindungan Diri.

TOPIKTAKALAR.COM,Takalar Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman No 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulsel, Kamis (15/01/2026).

Firdaus Daeng Manye menekankan bahwa biaya iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sangat terjangkau.

“Iurannya itu sangat murah, hanya 16.800 rupiah per bulan,” ujar Daeng Manye

Ia kemudian merinci perhitungan sederhana untuk menggambarkan kecilnya iuran tersebut.

“16.800 itu kalau kita bagi 30 hari, itu tidak sampai 600 rupiah satu hari,” katanya.

Dengan nada tegas, Bupati melontarkan pernyataan yang langsung menarik perhatian peserta rapat.

“Masak kita tidak bisa sisihkan uang 600 rupiah satu hari untuk perlindungan diri kita?” tegasnya.

Menurut Bupati, perlindungan ini sangat penting bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal.

Ia menyebut petani dan nelayan sebagai kelompok yang paling rentan terhadap risiko kecelakaan kerja.

“Kebanyakan kalau masyarakat kita, petani kita, nelayan kita, yang mungkin secara ekonomi pas-pasan, kemudian mengalami musibah, siapa yang mau tanggung?” katanya.

Bupati menegaskan bahwa jaminan sosial bukan sekadar formalitas administrasi.
Tapi Ia menyebut manfaat nyata yang diterima peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kalau meninggal dunia itu kurang lebih 42 juta rupiah,” ujarnya

Senin, 12 Januari 2026

Apel Gabungan Seluruh Kepala Sekolah SD dan Kepala Desa Se-Kecamatan Mangarabombang

TOPIKTAKALAR.COM,TAKALAR, Seluruh kepala sekolah SD dan kepala desa se-Kecamatan Mangarabombang mengikuti apel gabungan yang dipusatkan di Lapangan UPT SD Negeri 176 Inpres Lengkese II, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Senin (12/1/2026).

Apel gabungan tersebut dipimpin Camat Mangarabombang, Mappaturung S.Sos , dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca). Pelda Abdi Djabbar yang mewakili Wakil Komandan Rayon Militer (Wakin Danramil) Mangarabombang turut mengambil peran dalam memimpin jalannya apel bersama para kepala sekolah dan kepala desa.

Sebelum apel dimulai, rombongan camat dan para peserta disambut dengan ritual adat Anggaru yang dibawakan ananda Rasya, siswa kelas V UPT SD Negeri 176 Inpres Lengkese II, sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian budaya lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Mangarabombang, Mappaturung menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala UPT SD Negeri 176 Inpres Lengkese II, Sunarti S.Pd,.M.Pd.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan perhatian pemerintah kecamatan terhadap penguatan sektor pendidikan.

Camat Mangarabombang mengatakan, apel gabungan ini merupakan langkah konsolidasi lintas sektor, khususnya pendidikan, kesehatan, dan keamanan, agar seluruh elemen dapat berjalan secara sinergis di wilayah Mangarabombang.

“Apel ini merupakan bentuk konsolidasi semua sektor agar pendidikan, kesehatan, dan keamanan dapat berjalan selaras dan saling mendukung,” ujar Mappaturung.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Takalar, Firdaus Daeng Manye, yang mendorong penguatan koordinasi antar unsur pemerintahan hingga tingkat kecamatan.

Selain melibatkan kepala sekolah SD dan kepala desa, Camat Mangarabombang juga menyampaikan rencana untuk melakukan konsolidasi serupa bersama para kepala sekolah SMP di Kecamatan Mangarabombang dalam waktu dekat.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif di Kecamatan Mangarabombang.

Sabtu, 10 Januari 2026

Keluhan Masyarakat Atas Beberapa Ruas Jalan Yang Lama Rusak Parah, Kini Sudah Hilang

TOPIKTAKALAR.COM,Takalar.Sepenggal perjalanan hidup sudah dilalui dengan ayunan langkah yang cukup memberikan arti dalam kehidupan masyarakat. 

Tak terasa waktu kurang 1 bulan sudah 1 tahun " H.Mohammad Firdaus Daeng Manye " sebagai nahkoda daerah dua pahlawa nasional ; Ranggong Daeng Romo dan H.Padjonga Daeng Naglle sudah menorehkan kepedulian terhadap keinginan masyarakat yang dipimpinnya.

Kendati harapan baru 11 bulan masa kerjanya periode 2024-2029 jauh lebih besar yang masih tersisa 4 tahun sehingga jauh masih lebih besar harapan pasti untuk lebih memantapkan peleksanaan pemerintahan bersama segenab jajarannya seperti yang diharapkan rakyatnya.

Tahun pertama 2024 kepemimpinan Daeng Manye paket H.Hengky Yasin diprediksi pembangunan infrastruktur belum banyak bergerak karena saat debat calon bupati wakil bupati oleh pasangan ini kurang memaparkan program kerja, namun berbanding terbalik lebih baik.

Betapa tidak diukur dari perbaikan jalan hingga akhir tahun 2024, beberapa poros jalan yang nyaris 10 tahun keatas menjadi sulit dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat akibat kerusakannya sudah menyeluruh dan tidak sempat dikerjakan bupati sebelumnya.
Seperti poros mangulabbe - takalar lama kecamatan mappakasunggu,
poros bontosanra kelurahan maradekaya kecamatan pattallassang dan poros campagaya bontolebang kelurahan patte'ne kecamatan polombangkeng selatan
kini sudah berubah menjadi aspal licin sehingga menjadi nyaman sehari-hari di gunakan masyarakat. 

Dari kacamata obyektif untuk ketebalan aspal di semua poros kelihatan mematuhi standard maksimal sehingga kualitasnya dijamin bertahan lama dinikmati masyarakat. 

Sedangkan perbaikan jalan untuk sejumlah kecamatan lain akan di publis kemudian.

Sejak awal suami Dewi Sri Ekowati terlihat tidak banyak bicara tetapi banyak berbuat untuk kepentingan rakyat.

Betapa tidak selain peningkatan infrastruktur sebagai kenyamanan pengguna jalan juga untuk pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2025 sebagai penunjang sebagian pembangunan, secara umum melampaui target.

Seperti pajak daerah tahun 2025 berhasil lampaui target dari Rp46,76 M, meningkat jadi Rp49,71M atau mencapai 106,30 persen. 

Capaian tersebut mencerminkan efektivitas pengelolaan dan optimalisasi potensi pajak daerah oleh bapenda setempat.  

Sejumlah jenis pajak menjadi penopang utama capaian tersebut, dengan realisasi yang melampaui target menunjukkan peningkatan signifikan.  

Termasuk pajak barang dan jasa tertentu (PBJT), sektor parkir menjadi penyumbang terbesar dari target Rp250 juta, realisasi Rp522,87 juta atau 209,15 persen.  

Kepala bapenda takalar, Rusdi, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari penertiban dan penguatan pengawasan di lapangan. 

Peningkatan pajak parkir katanya tidak terlepas dari penataan titik parkir, peningkatan pengawasan, serta penertiban terhadap potensi kebocoran yang selama ini terjadi, kata Rusdi. Putra almaruhum HM.Said Pammusu Daeng Ngesa bahwa selain PBJT parkir, PBJT hotel juga meningkat sampai 117,47 persen, disusul PBJT restoran yang mencapai 110,44 persen.

Semua PAD meningkat gila-gilaan, dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dari target Rp7,3 M, realisasi mencapai Rp7,88 M atau 108,08 persen. 

Demikian juga pajak bumi, bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) terealisasi Rp5,72 M dari target Rp5,34 M atau mencapai 107,19 persen. 

Sedangkan untuk sektor opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) realisasi 110,27 persen, sedangkan opsen bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) terealisasi sebesar 102,21 persen.

Peningkatan ini kata Rusdi adalah berkat bimbingan bupati, Daeng Manye tidak mau melihat kegagalan pelaksanaan tugas bertumpuh pada aparat pelaksana. 

Aparat pemerintah katanya wajib mengemban tugas dengan baik mensukseskan semua program kerja untuk kepentingan rakyat, kata Rusdi menirukan Daeng Manye.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done