TOPIK TAKALAR

Sabtu, 14 Maret 2026

Bupati Takalar Hadiri Buka Puasa Bersama Dinas Pendidikan, SPM Pendidikan Takalar Capai Peringkat Pertama di Sulsel

TAKALAR, — Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri langsung Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, para kepala sekolah se-Kabupaten Takalar, serta ratusan guru, pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersebut berlangsung penuh kebersamaan dalam suasana Ramadan.

Kegiatan ini dijadikan momentum refleksi terhadap perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Takalar sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas capaian yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir. Para kepala sekolah dan guru yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen memajukan sektor pendidikan di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar Daeng Manye mengumumkan bahwa Kabupaten Takalar berhasil mencatat lonjakan signifikan dalam capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan. Bahkan saat ini, Takalar menempati peringkat pertama di Provinsi Sulawesi Selatan dengan predikat Tuntas Madya.

Bupati menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, hingga para kepala sekolah dan guru di seluruh wilayah Kabupaten Takalar. Menurutnya, kemajuan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Tanpa kolaborasi yang kuat, capaian seperti ini tentu tidak mudah diraih,” ujar Bupati Daeng Manye di hadapan ratusan peserta yang hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada awal masa kepemimpinannya, kondisi pendidikan di Kabupaten Takalar berada pada posisi yang cukup memprihatinkan. Saat itu, capaian SPM pendidikan Takalar berada di peringkat kedua dari bawah di antara 24 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Namun melalui berbagai upaya pembenahan dan sinergi yang kuat, kini Takalar mampu bangkit hingga mencapai posisi teratas di tingkat provinsi.

Safari Ramadhan di Galesong, Wabup Takalar Hengky Yasin Salurkan Bantuan dan Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

TAKALAR – Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M, memimpin langsung kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M Tim II Pemerintah Kabupaten Takalar yang digelar di Masjid Nurul Ilmih, Dusun Sapanjang, Desa Bontoloe, Kecamatan Galesong, Jumat malam (13/3/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat lingkup Pemkab Takalar, di antaranya Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan HAM, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para Kepala OPD, Ketua NU Takalar, para kepala bagian, Camat Galesong Ikhsan Larigau, S.Sos., M.M, Kepala Desa Bontoloe H. Amir Guliling, serta sekitar 150 jamaah Masjid Nurul Ilmih.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Camat Galesong, sambutan Wakil Bupati Takalar, serta penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat Desa Bontoloe.
Dalam sambutannya, Camat Galesong Ikhsan Larigau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Bupati Takalar selaku Ketua Tim II Safari Ramadan yang telah hadir bersama rombongan pemerintah daerah. Ia juga mengapresiasi program Pemerintah Kabupaten Takalar dengan tagline “Takalar Cepat: Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, dan Cepat Hasilnya.”

Sementara itu, Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari jamaah Masjid Nurul Ilmih dan masyarakat Desa Bontoloe. Ia berharap momentum Safari Ramadhan dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Takalar juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, di antaranya paket sembako, bantuan peralatan UMKM, Al-Qur’an, serta bantuan dana sebesar Rp10 juta yang diperuntukkan bagi pembangunan Masjid Nurul Ilmih.

Selain itu, Hengky Yasin juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta menghidupkan kembali kegiatan kerja bakti secara rutin bersama pemerintah desa demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Kegiatan Safari Ramadhan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih dan witir berjamaah, yang berlangsung penuh kekhusyukan bersama masyarakat setempat.

Firdaus Daeng Manye Bupati Takalar, Hadiri Penandatanganan MoU Statistik Dengan BPS RI


TAKALAR- Bupati Takalar Daeng Manye menghadiri kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Gubernur Sulawesi Selatan dengan Kepala Badan Pusat Statistik RI Amalia Adininggar Widyasanti tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data dan/atau Informasi Statistik dalam rangka mendukung pembangunan daerah di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (13/3/2026).

Selain Bupati Takalar, MoU ini juga dihadiri oleh para Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulawesi Selatan H. Andi Sudirman Sulaeman dalam sambutannya mengatakan bahwa Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk mendukung implementasi kebijakan nasional dalam memperkuat penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data dan/atau informasi statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Selain itu, data yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran dalam penyaluran berbagai program kesejahteraan sosial.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memandang perlu untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia dalam pengelolaan data statistik yang akurat, mutakhir, dan terpadu guna mendukung proses pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih efektif” Ujarnya.

Bupati Takalar menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah dan tepat sasaran.

“Hal ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berbasis data dan diharapkan sinergi ini mampu meningkatkan kualitas pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat khususnya di Takalar” Tutup Daeng Manye.

Jumat, 13 Maret 2026

Takalar Raih Peringkat Pertama Capaian SPM Pendidikan di Sulsel, BBPMP Beri Apresiasi

Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Kabupaten Takalar berhasil meraih peringkat pertama capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan di Provinsi Sulawesi Selatan dengan predikat Tuntas Madya.(13/03/2026)

Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat.

Bupati Dg Manye Buktikan Kinerja, Takalar Realisasi Pendapatan APBD Tertinggi se IndonesiaPemkab Takalar Siapkan 45 Miliar untuk Bayar THR ASN, P3K, Insentif PJLP, Tunjangan Kades dan Perangkatnya, BPD dan Guru NgajiKecamatan Pattallassang Bagikan Takjil Rutin, Semangat Berbagi Ramadhan Menjangkau Masyarakat

Berdasarkan data tahun 2025, Kabupaten Takalar mencatat Indeks SPM sebesar 81,65 persen dengan status Tuntas Madya.
Beberapa indikator penting turut menunjukkan perkembangan yang signifikan

Wakil Bupati Takalar Tekankan Sinergi Program Dalam Forum Lintas Perangkat Daerah

TAKALAR-Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, memimpin Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar untuk mensinergikan usulan prioritas kecamatan dengan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD). Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat se-Kabupaten Takalar di Ruang Auditorium Kantor Bupati Takalar, Sulawesi Selatan Jum’at (13/3/2026).

Forum ini menjadi wadah untuk menyatukan pemikiran, berdiskusi, serta menyaring berbagai usulan dari kecamatan agar dapat disinkronkan dengan rancangan program dan kegiatan perangkat daerah

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi program yang dimulai dari tingkat bawah. Ia menyampaikan bahwa berbagai usulan dari kecamatan perlu dikaji secara matang agar benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya menekankan pentingnya sinergi program yang dimulai dari program tingkat bawah, serta menyaring usulan-usulan dari kecamatan untuk diselaraskan dan dikaji agar benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektoral agar setiap program pembangunan dapat berjalan secara terarah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kita pastikan bahwa program ini bisa diketahui oleh lintas sektoral, jangan sampai berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan dan perangkat daerah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Takalar.

Pertemuan ini jg diikuti secara daring Oleh Lurah , Kepala Desa dan Ormas serta dr Forum Anak Kecamatan Se Kab.Takalar.

Kamis, 12 Maret 2026

Catat Rekor Nasional, Realisasi Pendapatan APBD Takalar Tertinggi di Indonesia



Takalar/Sulsel - Pemerintah Kabupaten Takalar provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye berhasil mengukir prestasi gemilang di panggung nasional. 

Hingga awal Maret 2026, Kabupaten Takalar tercatat menempati posisi pertama sebagai daerah dengan realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tertinggi di Indonesia, mencapai angka signifikan sebesar 45 persen.

Prestasi ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual pada Senin (9/3/2026).

Mendagri menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Takalar sangat luar biasa karena mampu mengoptimalkan pundi-pundi pendapatan daerah secara drastis, padahal tahun anggaran 2026 baru saja memasuki triwulan pertama

Keberhasilan ini dipandang sebagai buah dari kepemimpinan Mohammad Firdaus Daeng Manye yang responsif dan taktis. 

Ia dinilai sukses mendorong akselerasi di berbagai lini serta memperkuat tata kelola keuangan daerah menjadi lebih efektif dan transparan. 

Fokus pada efisiensi birokrasi menjadi kunci utama mengapa aliran pendapatan dapat terserap lebih cepat dibandingkan daerah lain di Indonesia

Menanggapi capaian tersebut, Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan sinergi kolektif seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurutnya, optimalisasi sumber pendapatan, baik yang bersumber dari transfer pemerintah pusat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD), dilakukan dengan pengawasan yang ketat dan terukur.

“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami terus mendorong percepatan kinerja pengelolaan keuangan agar setiap rupiah yang masuk dapat segera dikelola untuk kepentingan publik. 

"Jika pendapatan lancar di awal tahun, maka eksekusi program pembangunan pun tidak akan terhambat,” ujar Daeng Manye dengan nada optimis.

Tingginya realisasi pendapatan ini menjadi indikator positif bagi stabilitas ekonomi lokal di Kabupaten Takalar sepanjang tahun 2026. 

Dengan modal finansial yang sehat sejak dini, pemerintah daerah memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk menjalankan program-program strategis, mulai dari infrastruktur hingga penguatan daya beli masyarakat dalam menghadapi tantangan inflasi.

Menutup momentum bersejarah ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen untuk tidak cepat berpuas diri. 

Fokus ke depan adalah memastikan bahwa anggaran yang telah terealisasi tersebut benar-benar dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran. 

Komitmen pada transparansi tetap menjadi prioritas utama guna mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Takalar.

Bupati Takalar Kucurkan Rp 45 Miliar untuk THR dan Insentif

Takalar - Suasana bulan suci Ramadhan 1447 H di Kabupaten Takalar kian terasa menyejukkan. Pemerintah Kabupaten Takalar resmi mengumumkan kabar gembira berupa pencairan dana fantastis senilai total Rp45 Miliar.

Anggaran jumbo ini dialokasikan khusus untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN, upah PPPK, insentif PJLP, hingga tunjangan bagi perangkat desa dan guru mengaji, guna memastikan seluruh lapisan pelayan masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan suka cita.

Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan bahwa proses pembayaran THR bagi ASN akan mulai dilakukan tepat pada hari Jumat, 13 Maret 2026

ditargetkan rampung paling lambat H-1 Lebaran.

Anggaran sebesar Rp20 Miliar telah disiapkan untuk THR ASN, ditambah dengan alokasi senilai Rp1,2 Miliar yang diperuntukkan bagi THR PPPK penuh waktu. Langkah cepat ini diambil agar para abdi negara memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kebutuhan hari raya bersama keluarga.

Tidak hanya bagi ASN, perhatian besar juga diberikan kepada tenaga PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu di seluruh Perangkat Daerah, yang akan menerima pembayaran upah selama dua bulan sekaligus.

Hal serupa dirasakan oleh PPPK paruh waktu di bawah naungan Dinas Pendidikan, yang mencakup 1.073 Guru TPG, 115 Guru Non-TPG, serta 482 staf teknis.

Total anggaran sebesar Rp1,1 Miliar dikucurkan khusus untuk memastikan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan ini tetap terjaga di bulan mulia.

Kabar gembira ini pun menyentuh sektor pendidikan lebih luas dengan disiapkannya dana sebesar Rp15 Miliar untuk membayarkan kekurangan gaji dua bulan bagi 1.861 orang guru. Di tingkat desa, Pemkab Takalar juga mengalokasikan dana ADD senilai Rp3 Miliar untuk membayar gaji dan tunjangan dua bulan bagi seluruh Kepala Desa, Perangkat Desa, serta tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Takalar.

Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mengapresiasi garda terdepan pelayanan masyarakat di tingkat desa.

Keberkahan Ramadhan tahun ini kian lengkap dengan adanya pemberian insentif bagi seluruh tenaga Non-ASN melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Yang paling menyentuh, pemerintah memberikan perhatian khusus bagi para penjaga moral bangsa, yakni 508 Guru Mengaji di Kabupaten Takalar. Mereka akan menerima insentif dua bulan dengan total anggaran mencapai Rp600 Juta, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi pelanjut

Bupati Takalar, Daeng Manye, menegaskan bahwa keputusan pencairan dana Rp45 Miliar ini merupakan hasil diskusi mendalam dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen yang telah bekerja keras untuk Takalar, mulai dari ASN hingga Guru Mengaji, mendapatkan haknya tepat waktu. Ini adalah bentuk komitmen kami agar semua bisa merasakan kebahagiaan menyambut kemenangan di hari yang fitri,” tegasnya dalam pertemuan tersebut.

Menutup pengumuman ini, Bupati Daeng Manye, berharap agar pencairan dana di hari Jumat berkah

mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan memacu perputaran roda ekonomi lokal di Butta Panrannuangku.

Dengan dukungan finansial ini, diharapkan seluruh aparatur dan tenaga kerja di lingkungan Pemkab Takalar dapat merayakan Idul Fitri 1447 H, dengan penuh kebahagiaan, suka cita, dan keberkahan yang melimpah
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done