TOPIK TAKALAR

Kamis, 30 April 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Terima 32 Rekomendasi DPRD, Siap Akselerasi Pembangunan 2026

TAKALAR-Harapan baru bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Takalar mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar pada Kamis (30/4/2026).

Dalam suasana yang hangat namun penuh keseriusan, sebanyak 32 rekomendasi dari Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati Tahun 2025 resmi diserahkan kepada pemerintah daerah.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPRD, H. Muhammad Rijal, kepada Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun daerah.

Di balik angka “32 rekomendasi”, tersimpan harapan besar masyarakat. Ketua Pansus, Habibie Abdullah, menegaskan bahwa fokus utama rekomendasi tersebut adalah pembenahan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas, termasuk dorongan agar Rumah Sakit Galesong dapat kembali diaktifkan,” ujarnya.

Bagi warga, rekomendasi ini bukan sekadar dokumen, tetapi jawaban atas kebutuhan sehari-hari, akses jalan yang lebih baik untuk mobilitas, hingga layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi atas kerja keras DPRD dan Pansus yang telah melakukan pendalaman terhadap LKPJ Tahun 2025.

Ia menegaskan, seluruh rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi dan pijakan dalam menyusun kebijakan ke depan.

“Rekomendasi ini adalah masukan yang sangat konstruktif. Kami akan mempelajarinya dengan seksama dan menjadikannya dasar dalam perencanaan pembangunan ke depan,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar respons formal, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi yang selama ini terjalin antara DPRD dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Dengan mengacu pada RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Takalar kini tengah berpacu untuk mengakselerasi berbagai program strategis.

Visi besar pun terus digaungkan: menjadikan Takalar sebagai daerah yang maju dan berdaya saing melalui penguatan ekonomi digital.

Di penghujung sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut ambil bagian dalam proses pembangunan.

“Kemajuan daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi hasil kerja bersama. Mari kita perkuat kolaborasi demi masa depan Takalar yang lebih baik,” tutupnya.

Rapat paripurna ini menjadi lebih dari sekadar agenda rutin, ia menjelma menjadi titik temu antara harapan rakyat, kerja legislatif, dan komitmen pemerintah.

Kini, masyarakat menanti langkah nyata dari 32 rekomendasi tersebut, sebagai wujud perubahan yang benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Takalar Hadiri Rakor KPK: Komitmen Bangun Tata Kelola Pertanahan Bersih, Transparan dan Berkeadilan


TAKALAR-Menyikapi pentingnya sektor pertanahan sebagai tulang punggung perekonomian sekaligus wilayah rawan penyimpangan, Bupati Takalar Ir. H. Muhammad Firdaus Daeng Manye menegaskan komitmen kuat daerahnya dalam menerapkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi pada Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Selatan yang digelar KPK, Rabu (29/4/2026) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Mengusung tema “Integrasi Pertanahan, Akselerasi Perekonomian, Wujudkan Tata Kelola Bersih Berkelanjutan”, rakor ini dihadiri seluruh kepala daerah se-Sulsel, jajaran pemerintah pusat, hingga aparat penegak hukum, menjadi ajang strategis untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah-langkah nyata mencegah praktik korupsi di salah satu sektor paling krusial ini. Bupati Firdaus hadir didampingi Sekda Muhammad Hasbi dan Kepala Inspektorat Muhammad Rusli.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menekankan bahwa kehadiran dan pendampingan KPK menjadi penggerak utama dalam memperbaiki sistem pengelolaan pertanahan di daerah. Menurutnya, langkah-langkah yang disepakati bukan sekadar aturan formal, melainkan fondasi untuk mewujudkan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat.

“Penandatanganan kesepakatan hari ini adalah titik awal integrasi kebijakan lintas sektor. Kami juga terus mendorong percepatan sertifikasi tanah, karena tanpa dokumen kepemilikan yang sah, masyarakat tidak akan mendapatkan kepastian hukum, dan potensi ekonomi juga sulit dikembangkan,” tegas Gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Firdaus menyatakan dukungan penuh dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Takalar untuk menjalankan seluruh program dan kebijakan yang dirumuskan. Baginya, rakor ini menjadi momentum emas untuk memperbaiki sekaligus memperkuat sistem pengelolaan pertanahan di daerah.

“Bagi kami, ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi kesempatan berharga untuk membangun sistem yang benar-benar melayani rakyat dan bebas dari penyimpangan. Kami berkomitmen menerapkan tata kelola terbaik, mulai dari optimalisasi pengelolaan aset daerah hingga memastikan setiap warga mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang dimilikinya,” ujarnya.

Bupati kelahiran Takalar ini juga menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan pertanahan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antarinstansi.

“Sinergi antara pemda, KPK, dan Kementerian ATR/BPN adalah kuncinya. Kalau data terintegrasi, proses dipercepat, dan pengawasan berjalan ketat, selain mencegah korupsi, dampak positifnya juga terasa langsung. Sertifikasi yang lengkap dan tertib akan meningkatkan nilai aset, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan secara otomatis berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Takalar dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, serta menjadikan sektor pertanahan sebagai pendorong utama kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Rabu, 29 April 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar

TAKALAR-Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM., secara resmi membuka pelaksanaan seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Takalar. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer Madrasah Aliyah Pesantren Al Qamar, Bajeng, Kabupaten Takalar, pada Rabu, 29 April 2026.

Dalam pembukaan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Takalar serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, Dr. H. Hengky Yasin menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan tahapan krusial untuk melahirkan sosok pemimpin yang memiliki integritas, kapabilitas, dan komitmen tinggi dalam mengelola zakat di Kabupaten Takalar.

”Seleksi ini adalah rangkaian penting untuk memastikan calon pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya adalah pribadi yang amanah dan mampu mengoptimalkan potensi zakat demi kesejahteraan umat di Takalar,” ujar Wakil Bupati.

Pelaksanaan tes ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi ketat sebelum para kandidat ditetapkan secara definitif sebagai pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar. Penggunaan fasilitas laboratorium komputer di Pesantren Al Qamar dimaksudkan agar proses seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel melalui sistem berbasis digital.

Kehadiran jajaran Kemenag dan Bagian Kesra Pemda Takalar dalam acara ini menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam mengawal proses regenerasi lembaga pengelola zakat tersebut.

Diharapkan, melalui seleksi ini, pimpinan BAZNAS yang baru dapat segera menjalankan program-program strategis yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.

Senin, 27 April 2026

Sekda Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Takalar, Tegaskan Efisiensi dan Kemandirian Daerah

Takalar – Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.Kom., yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita.”

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Takalar, para Kepala OPD, Asisten, Staf Ahli, Kepala Bagian Setda, serta seluruh jajaran staf lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Dalam kesempatan itu, Sekda Takalar membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, tema tahun ini mencerminkan makna kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, guna mendukung terwujudnya Asta Cita sebagai harapan besar bangsa Indonesia melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Tema Otonomi Daerah tahun ini mengandung makna kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, guna bersama-sama mewujudkan Asta Cita,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah, harus mengedepankan prinsip efisiensi dan penghematan anggaran, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.

Pemerintah daerah diminta menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, tidak berlebihan, serta menghindari kegiatan yang bersifat seremonial semata tanpa dampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, optimalisasi penggunaan sumber daya juga menjadi perhatian penting. Setiap anggaran yang digunakan harus memberikan nilai tambah, meningkatkan pelayanan publik, serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

“Otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal, namun tetap dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.

Melalui peringatan ini, diharapkan semangat otonomi daerah terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Asta Cita serta mendorong kemajuan bangsa Indonesia secara berkelanjutan.

Sabtu, 25 April 2026

Bupati Takalar Usai Pelantikan Ingatkan Kadis Pendidikan : IPM Wajib Bertahan di Peringkat 1

Takalar – Usai pelantikan pejabat Eselon IIB lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyoroti secara khusus kinerja Kepala Dinas Pendidikan yang baru dilantik.

Dalam sambutannya di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar kamis 23 April 2026, Bupati menegaskan bahwa capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sektor pendidikan yang kini berada di peringkat pertama se-Sulawesi Selatan harus mampu dipertahankan.

Ia mengingatkan, keberhasilan tersebut merupakan lompatan besar dari posisi sebelumnya yang berada di urutan ke-23.

“Sekarang dari data BPS, IPM pendidikan kita peringkat pertama se-Sulsel, dari sebelumnya urutan ke-23. Ini harus dipertahankan,” tegasnya.

Bupati yang akrab disapa Daeng Manye itu juga menekankan pentingnya inovasi dan peningkatan kompetensi di lingkungan Dinas Pendidikan, terutama bagi para kepala sekolah sebagai ujung tombak kualitas pendidikan di daerah.

Ia menegaskan bahwa ke depan, setiap kepala sekolah wajib memiliki sertifikasi serta pemahaman yang kuat terhadap Rapor Pendidikan dan ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah).

Menurutnya, kedua instrumen tersebut menjadi kunci dalam membaca kondisi riil pendidikan sekaligus memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

“Setiap kepala sekolah itu harus punya sertifikasi dan paham tentang Rapor Pendidikan dan ARKAS. Tidak boleh ada yang tidak paham. Kalau tidak paham, saya ganti!” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Rapor Pendidikan memuat indikator penting seperti kemampuan numerasi dan literasi siswa, penguatan karakter, hingga kondisi sarana dan lingkungan sekolah. Sementara itu, ARKAS menjadi alat utama dalam perencanaan serta pengawasan penggunaan anggaran pendidikan.

Dalam analoginya, Bupati mengibaratkan kepala sekolah sebagai pengemudi layanan transportasi daring profesional.

Menurutnya, mustahil seorang pengemudi tidak mampu membaca peta digital. Hal yang sama berlaku bagi kepala sekolah yang harus mampu “membaca peta” pendidikan melalui data dan indikator yang tersedia.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Takalar akan segera menggelar pelatihan intensif bagi para kepala sekolah.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap Rapor Pendidikan dan ARKAS, sekaligus menyelaraskan langkah dengan visi peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Dengan penegasan tersebut, Bupati berharap seluruh jajaran Dinas Pendidikan mampu bekerja lebih maksimal, inovatif, dan berbasis data, sehingga capaian IPM pendidikan Takalar dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.

Jumat, 24 April 2026

Ciptakan Lingkungan Kerja Nyaman, Diskominfo Takalar Kompak Gelar Aksi “Jumat Bersih”

Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Kantor Bupati Takalar pada Jumat (24/4/2026) pagi. Puluhan personel dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar nampak kompak menanggalkan seragam formal sejenak untuk bergotong royong dalam aksi “Jumat Bersih”.

Kegiatan yang dipusatkan di area depan kantor Diskominfo ini bukan sekadar rutinitas bersih-bersih biasa. Aksi ini menjadi momentum bagi seluruh staf dan jajaran pimpinan untuk mempererat sinergi sekaligus menjaga estetika lingkungan kerja di pusat pemerintahan Kabupaten Takalar.

Selain untuk keasrian lingkungan, kegiatan ini membawa pesan penting mengenai kenyamanan pelayanan publik:

Lingkungan yang tertata rapi dianggap mencerminkan semangat kerja yang profesional dan sehat.

Sebagai bagian dari Lingkup Kantor Bupati, menjaga kebersihan area Diskominfo turut mempercantik wajah pusat pemerintahan daerah.

Melalui gotong royong, komunikasi antarstaf terbangun lebih cair di luar rutinitas meja kerja.

”Lingkungan yang bersih adalah cerminan semangat kerja yang sehat. Kami ingin memastikan area perkantoran tetap asri agar koordinasi antar instansi di lingkup Pemkab Takalar semakin nyaman,” ujar salah satu staf di sela-sela kegiatan.

Aksi ini diharapkan terus konsisten dilakukan untuk menanamkan budaya peduli lingkungan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan area kantor yang lebih segar dan bersih, diharapkan produktivitas kerja dalam mengelola informasi dan komunikasi publik di Kabupaten Takalar semakin meningkat.

Pembersihan meliputi pemangkasan rumput yang mulai liar, pembersihan selokan, hingga penataan area parkir agar lebih rapi dan sedap dipandang mata

Kamis, 23 April 2026

Drs. Muhammat Rusli, MM Resmi Pimpin Inspektorat Daerah Kabupaten Takalar

Muhammat Rusli resmi menjabat sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Kabupaten Takalar. Pelantikan tersebut menandai babak baru dalam upaya penguatan pengawasan dan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel di daerah.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan dihadiri pula kepala biro takalar media makassar pena serta perwakilan instansi terkait. Dalam sambutannya, Muhammat Rusli menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kinerja pengawasan internal pemerintah daerah guna mencegah praktik penyimpangan serta memperkuat integritas aparatur sipil negara.

Ia menegaskan bahwa Inspektorat memiliki peran strategis dalam memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. “Kami akan mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas pengawasan,” ujarnya.

Penunjukan Muhammat Rusli sebagai Inspektur Daerah diharapkan mampu membawa perubahan positif, khususnya dalam meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap penggunaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Takalar.

Dengan pengalaman dan latar belakang yang dimilikinya, ia diyakini dapat memperkuat fungsi Inspektorat sebagai garda terdepan dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done