TOPIK TAKALAR

Selasa, 20 Oktober 2026

Bupati Takalar Gagas Festival Pondok Pesantren di Takalar, Kadis Pertanian Ajak Masyarakat Meriahkan!


TAKALAR —  Bupati Takalar gagas pestifal pesantren, Semarak Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Takalar akan diwarnai dengan penyelenggaraan Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar pada 22–24 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Kantor Bupati Takalar

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Drs. H. Parawangsa, M.Si., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan memeriahkan kegiatan yang diinisiasi oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., tersebut.

Festival ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi pondok pesantren, para santri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menampilkan potensi, kreativitas, serta prestasi santri kepada publik.

Lebih dari sekadar perayaan, festival ini membawa semangat untuk memperkuat peran pesantren dalam membangun generasi muda yang berilmu, berakhlak, kreatif, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Berawal dari Silaturahmi, Lahir Gagasan Festival Pondok Pesantren

Lahirnya gagasan Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar tidak terlepas dari interaksi dan silaturahmi Bupati Takalar, Daeng Manye, dengan sejumlah pondok pesantren di daerah tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, Bupati Daeng Manye mendapat undangan untuk berkunjung dan bersilaturahmi dengan lingkungan pesantren, di antaranya Pondok Pesantren Mahyatul Qurra di Lassang, Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah, dan Pondok Pesantren As-Syafaa.

Silaturahmi tersebut menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat kehidupan pesantren, aktivitas pendidikan keagamaan, serta potensi besar para santri yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Takalar.

Dari rangkaian pertemuan itu, muncul gagasan untuk menghadirkan kegiatan yang dapat mempertemukan berbagai pondok pesantren dalam satu panggung kebersamaan. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar, sebagai ruang silaturahmi, syiar keagamaan, apresiasi kreativitas, dan pengembangan potensi santri.

Melalui festival ini, pondok pesantren diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk memperkenalkan karya, prestasi, seni, serta kontribusi para santri kepada masyarakat.

Dari silaturahmi lahir gagasan, dari gagasan hadir sebuah gerakan kebersamaan. Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan pemerintah daerah dengan dunia pesantren sekaligus membuka ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Kadis Pertanian Ajak Seluruh Masyarakat Ikut Meramaikan

Kepala Dinas Pertanian Takalar, Drs. H. Parawangsa, M.Si., mengajak masyarakat menjadikan Festival Pondok Pesantren sebagai momentum untuk memberikan dukungan nyata kepada generasi muda, khususnya para santri yang tumbuh melalui pendidikan pesantren.

Partisipasi masyarakat dinilai penting agar festival tidak hanya menjadi kegiatan kalangan pesantren, tetapi juga menjadi perayaan bersama seluruh elemen masyarakat Kabupaten Takalar.

Kehadiran masyarakat diharapkan dapat menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, bakat, dan potensi santri.

Festival ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga, pelajar, komunitas, dan masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat kehidupan pesantren serta kontribusinya dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.

Ayo datang dan ramaikan Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar! Mari bersama-sama menyukseskan kegiatan yang mengedepankan kebersamaan, pendidikan, kreativitas, dan nilai-nilai keagamaan.

Lima Agenda Utama Siap Semarakkan Festival

Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar akan menghadirkan lima agenda utama yang dirancang untuk memberikan ruang partisipasi sekaligus menampilkan beragam potensi pesantren.

🔹 1. Apel Santri

Menjadi momentum memperkuat persatuan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan di kalangan santri.

🔹 2. Pawai Santri

Menghadirkan semarak syiar pesantren di ruang publik sekaligus memperlihatkan kebersamaan para santri dari berbagai pondok pesantren.

🔹 3. Pameran

Menjadi wadah untuk memperkenalkan karya, produk, keterampilan, dan berbagai potensi yang dimiliki pondok pesantren.

🔹 4. Pagelaran Seni

Memberikan kesempatan kepada para santri untuk menampilkan bakat dan kreativitas melalui pertunjukan seni yang edukatif dan inspiratif.

🔹 5. Seminar

Menjadi ruang bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan membahas peran pesantren serta generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Melalui lima agenda tersebut, festival diharapkan menghadirkan suasana yang meriah sekaligus memberikan nilai edukasi dan manfaat bagi masyarakat.

Semarak Hari Santri, Menguatkan Generasi Menuju Indonesia Ema

Festival Pondok Pesantren ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.

Pada 2026, peringatan Hari Santri Nasional mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema ini menegaskan pentingnya peran santri dalam pembangunan bangsa melalui ilmu pengetahuan, akhlak, karakter, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penyelenggaraan festival di Takalar diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang tumbuhnya generasi yang memiliki potensi dalam bidang seni,  keterampilan, kreativitas, dan kehidupan sosial.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pada Tanggal: 22–24 Oktober 2026 di Lapangan Kantor Bupati Takalar

Masyarakat Kabupaten Takalar diajak hadir bersama keluarga, sahabat, dan kerabat untuk menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan serta memberikan dukungan kepada para santri.

Mari jadikan Festival Pondok Pesantren sebagai momentum mempererat silaturahmi, merawat nilai-nilai keagamaan, dan memperkuat semangat generasi muda dalam membangun daerah.

Dari Takalar, santri menguatkan negeri. Bersama membangun generasi berakhlak, kreatif, dan berprestasi menuju Indonesia Emas!

Daeng Manye Di Dampingi Brigjen TNI Fadli Mulyono Menyaksikan Latihan Free Fall Brigif 3/TBS Digelar di Takalar, 21 Prajurit Terjun dari Pesawat Hercules


Latihan Pemeliharaan Kemampuan Terjun Bebas (Free Fall) atau Harpuan Free Fall Denma Brigif 3/TBS Semester II Tahun 2026 resmi digelar di Lapangan Sahareng, Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut berlangsung aman dan tertib. Latihan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Divisi 3 Kostrad, Brigjen TNI Fadli Mulyono, S.I.P., M.Sos., serta dihadiri Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., jajaran perwira TNI, dan sejumlah pejabat pemerintah daerah. Sekitar 200 warga turut menyaksikan kegiatan tersebut.

Sejumlah pejabat TNI yang hadir di antaranya Danbrigif 3 Kostrad Kolonel Inf. Morison, S.Sos., Asops Divisi 3 Kostrad Kolonel Inf. Winas Kurniawan, S.I.P., M.Tr.Han., serta Danyonif 432/Wsj Kostrad Letkol Inf. Muh. Sultan Yusuf, S.I.P., M.Hub., Int. Turut hadir kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Takalar, Camat Polut, Kepala Desa Pa’rappunganta, dan Babinsa setempat.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 06.30 WITA dengan keberangkatan personel penerjun menggunakan pesawat Hercules C-130 dari Bandara Lanud Hasanuddin, Makassar. Sebanyak 21 prajurit diterjunkan dalam dua gelombang dan berhasil mendarat dengan aman di lokasi latihan di bawah pimpinan Letkol Inf. Muh. Sultan Yusuf.

Latihan Harpuan Free Fall ini dijadwalkan berlangsung hingga 24 Oktober 2026. Pihak penyelenggara mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi agar tetap waspada, mematuhi arahan petugas, serta tidak memasuki atau mengganggu area latihan demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama.

Selasa, 13 Oktober 2026

Gubernur Sulsel Resmikan Rumah Layak Huni Sinergi Bersama TNI dan Bupati Takalar


Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan dan menyerahkan secara langsung kunci rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Dusun Panyangkalang, Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar di enam desa yakni desa Panyangkalan, desa Bontoparang, desa Pattopakang,desa cikoang,desa Laikang dan desa punaga.(12/10/2026).

Program pemprov ini dihadiri sekitar 100 tamu undangan, termasuk Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Sekda Provinsi Sulsel, serta jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah setempat.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulsel atas perhatian dan sinergi pembangunan yang dihadirkan di wilayahnya. Menurut Daeng Manye, rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang bagi keluarga untuk membangun kehidupan, mendidik anak, dan menata masa depan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sebagai langkah konkret yang manfaatnya terasa langsung oleh warga.

Dukungan serupa disampaikan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko. Ia mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dan semangat gotong royong dalam merenovasi hunian warga yang membutuhkan. Keterlibatan prajurit TNI dalam program sosial ini menjadi wujud kepedulian bersama untuk mengatasi berbagai tantangan di lapangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur, melainkan bentuk dorongan untuk meningkatkan kualitas hidup dan memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Ia menyampaikan terima kasih atas kolaborasi solid Kodam XIV/Hasanuddin serta Pemkab Takalar, sekaligus berpesan kepada warga penerima agar merawat hunian tersebut sebagai tempat membina keluarga yang harmonis.

Salah satu penerima rumah layak huni yang bernama Rahim DG Se’re warga dusun pandala desa Laikang berterima kasih sebesar besarnya kepada gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin dan pemkab takalar atas bantuan Rumah layak huni yang di bangunkannya.” Terima kasih banyak pak gubernur, dan pak Bupati atas bantuan bedah rumahnya”. Ucapnya dengan nada gembira

Rangkaian acara yang dimulai dengan penyerahan kunci, dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi rumah oleh Gubernur Sulsel beserta, pandam, bupati takalar dan rombongan. Kegiatan penyerahan dan peninjauan hunian baru tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar .

Bupati Takalar Manargetksn KONI Masuk 10 Besar, Matangkan Persiapan Menuju Porprov XVIII Sulsel 2026


Pemerintah Kabupaten Takalar terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang akan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo pada 7–14 November 2026 mendatang.

Dengan mengusung target menembus 10 besar klasemen perolehan medali, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menggelar pertemuan bersama jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Takalar dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Takalar, di Kantor Bupati Takalar, Senin (12/10/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan kontingen Kabupaten Takalar menjelang pelaksanaan pesta olahraga terbesar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan itu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan panitia yang akan berjuang membawa nama daerah pada ajang Porprov XVIII Sulsel 2026.

Bupati berharap seluruh kontingen dapat mempersiapkan diri secara maksimal serta menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.

Menurutnya, keikutsertaan Kabupaten Takalar dalam ajang Porprov bukan sekadar memenuhi agenda kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi atlet daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati juga berharap kepercayaan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Takalar dapat dijawab melalui torehan prestasi membanggakan dari para atlet yang akan berlaga.

Target menembus 10 besar diharapkan menjadi motivasi bersama bagi seluruh unsur kontingen untuk bekerja keras, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Takalar, Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., bersama jajaran pengurus KONI dan Disparpora Takalar terus melakukan koordinasi guna memastikan kesiapan teknis maupun nonteknis kontingen.

Berdasarkan data persiapan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, Kabupaten Takalar direncanakan memberangkatkan 336 orang, terdiri atas 203 atlet dan 133 orang unsur pendukung kontingen, yang meliputi ofisial, panitia, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung perjuangan atlet Kabupaten Takalar pada Porprov XVIII Sulsel 2026.

Pertemuan bersama Bupati Takalar berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan antusiasme. Dukungan yang diberikan pemerintah daerah diharapkan semakin meningkatkan semangat dan motivasi seluruh kontingen untuk memberikan hasil terbaik.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua KONI Takalar, Wakil Ketua I KONI Takalar, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar, Sekretaris Disparpora Takalar, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI, Wakil Ketua Binpres, jajaran pengurus KONI, serta staf Disparpora Takalar.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Takalar, KONI, Disparpora, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, persiapan menuju Porprov XVIII Sulsel 2026 diharapkan semakin solid dan terarah.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh kontingen, Kabupaten Takalar optimistis dapat bersaing secara maksimal dan mewujudkan target masuk 10 besar pada Porprov XVIII Sulsel 2026 di Bone dan Wajo.

Pada Porprov Sebelumnya, Takalar menempati peringkat 19 dari 24 Kabupaten/kota dengan hanya memperoleh 4 medali emas.

Sabtu, 10 Oktober 2026

Momen Hangat di Malam Pisah Sambut Kapolda Sulsel, Bupati Takalar Daeng Manye Berbincang dengan Irjen Awal Chairuddin

Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri malam pisah sambut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan dari Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro kepada Irjen Pol M. Awal Chairuddin, Jumat (9/10/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Mappaoddang, Kantor Polda Sulawesi Selatan, Makassar, tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sulsel sekaligus ajang silaturahmi antara unsur pemerintah daerah dan jajaran kepolisian.

Kehadiran Bupati Takalar dalam agenda tersebut mencerminkan pentingnya menjaga hubungan kelembagaan dan komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dengan institusi Polri, khususnya dalam mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Selatan.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye tampak berbincang santai dengan Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol M. Awal Chairuddin. Suasana akrab tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian malam pisah sambut.

Komunikasi yang terjalin di antara keduanya diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Selain Bupati Takalar, turut hadir Camat Galesong Utara, Mohammad Faisal Irfan, S.E., M.Si., yang ikut menghadiri kegiatan tersebut.

Malam pisah sambut ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi lintas institusi demi menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan aparat keamanan.

Dengan kepemimpinan baru di Polda Sulsel, diharapkan sinergi bersama pemerintah kabupaten dan seluruh elemen masyarakat semakin solid dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung kemajuan daerah di Sulawesi Selatan.

Peduli Korban Kebakaran, UPT SDN 183 Inpres Kampung Parang Salurkan Bantuan ke korban kebakaran


Wujud kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Hamsunar kepala UPT SDN 183 Inpres Kampung Parang dengan berbagi bantuan kepada korban kebakaran  Kebakaran melanda kediaman Pempe Dg Ngeppe pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WITA. Api menghanguskan bangunan tempat tinggal hingga rata dengan tanah, tidak menyisakan harta benda apa pun.  yang terjadi di Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar.

Aksi sosial ini menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap pempe dg ngeppe  warga yang sedang tertimpa musibah.Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk perhatian kepada korban kebakaran yang harus menghadapi kondisi sulit akibat peristiwa yang menghanguskan tempat tinggal mereka.

Kehadiran UPT SDN 183 Inpres Kampung Parang diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus meringankan beban para korban.

Kegiatan berbagi ini juga mendidik siswa sejak dini untuk mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan dalam lingkungan pendidikan, khususnya pentingnya menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Hamsunar berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi korban kebakaran dalam memenuhi kebutuhan mereka pascamusibah. Meski bantuan tersebut tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, kepedulian dan kebersamaan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali.

Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tidak hanya berperan dalam mencerdaskan generasi bangsa, tetapi juga membangun karakter yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Semangat berbagi yang ditunjukkan Hamsunar kepala UPT SDN 183 Inpres Kampung parang bersama muridnya ini diharapkan dapat menginspirasi anak didiknya untuk terus menumbuhkan solidaritas dan membantu sesama, terutama warga yang sedang menghadapi musibah.

Jumat, 09 Oktober 2026

Breaking News: Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Definitif, Daeng Manye Targetkan Birokrasi Takalar Bergerak Lebih Cepat


Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Drs. Ahmad Rivai, M.Si., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Takalar, Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Pelantikan ini mengakhiri kekosongan jabatan Sekda setelah pejabat sebelumnya, Dr. Muhammad Hasbi, berpindah tugas ke Pemerintah Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Daeng Manye menegaskan bahwa Sekda memiliki peran strategis dalam menerjemahkan kebijakan kepala daerah menjadi program nyata. Ahmad Rivai diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, dan kepala desa, serta membangun pola kerja yang adaptif, kolaboratif, inovatif, dan cepat merespons kebutuhan masyarakat.

Bupati juga menyoroti tantangan fiskal daerah, termasuk kewajiban pembayaran utang sekitar Rp313 miliar dan efisiensi anggaran sekitar Rp160 miliar.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat pembangunan. Sebaliknya, pemerintah harus berinovasi dengan mengoptimalkan potensi pertanian, kelautan, pariwisata, UMKM, serta menarik investasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Selain itu, Ahmad Rivai diminta memprioritaskan pembenahan dan optimalisasi aset daerah melalui inventarisasi, penertiban administrasi, sertifikasi, serta pemanfaatan aset secara produktif.

Daeng Manye juga menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan aset yang menghambat pelayanan publik, menciptakan iklim investasi yang kondusif, dan memastikan birokrasi tidak berbelit-belit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Daeng Manye turut menegaskan rencana penerapan penilaian kinerja ASN yang lebih terukur dan berbasis prestasi, dengan sekitar 60 persen komponen Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) nantinya dikaitkan dengan kinerja.

Ia berharap kepemimpinan Ahmad Rivai mampu memperkuat soliditas pemerintahan, mempercepat penyelesaian persoalan daerah, serta mendorong transformasi Kabupaten Takalar. “Fast response, cepat merespons apa yang menjadi kebutuhan daerah,” tegasnya.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done