Kepala SMPN 2 Marbo Karmila Dorong Pembenahan Kebun TOGA Dan Pengelolaan Sampah Berbasis Edukasi
TAKALAR – Kepala SMP Negeri 2 Mangarabombang (Marbo), Ibu Karmila, terus mendorong pembenahan lingkungan sekolah melalui pengelolaan kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta pemilahan sampah secara terintegrasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, sekaligus memberikan ruang pembelajaran bagi peserta didik.
Pembenahan kebun TOGA dilakukan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan lahan sekolah agar lebih produktif dan edukatif. Keberadaan kebun tersebut diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal berbagai jenis tanaman yang memiliki manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Selain pembenahan kebun TOGA, SMPN 2 Marbo juga telah melaksanakan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya. Sampah yang dihasilkan di lingkungan sekolah dipilah mulai dari sampah plastik, sampah organik hingga sampah nonorganik. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran warga sekolah agar tidak membuang sampah secara sembarangan.
Menariknya, sampah plastik tidak hanya dikumpulkan untuk dibuang, tetapi mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler. Para siswa diberikan pemahaman dan keterampilan untuk mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna, salah satunya melalui pembuatan ecobrick.
Sementara itu, sampah organik dimanfaatkan dalam proses pembuatan pupuk kompos. Pengolahan tersebut menjadi langkah sederhana namun edukatif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang sekaligus mengenalkan kepada siswa konsep pengelolaan limbah organik yang dapat dimanfaatkan kembali.
Tak hanya ecobrick dan pupuk kompos, sampah plastik juga diarahkan untuk dimanfaatkan dalam proses pembuatan paving block. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis kepada siswa mengenai konsep ekonomi sirkular, yakni mengubah barang yang dianggap tidak bernilai menjadi sesuatu yang dapat digunakan kembali.
Kepala SMPN 2 Marbo, Karmila, melalui berbagai pembenahan tersebut menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan di sekolah. Pengelolaan sampah yang dipadukan dengan kegiatan ekstrakurikuler diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang tumbuh di kalangan siswa sehingga SMPN 2 Marbo dapat menjadi lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, kreatif, dan berwawasan lingkungan.