Panen Raya Tebu Barugaya, Daeng Manye Bawa Kabar Gembira untuk Petani - TOPIK TAKALAR

Selasa, 08 September 2026

Panen Raya Tebu Barugaya, Daeng Manye Bawa Kabar Gembira untuk Petani


Panen tebu seluas sekitar 120 hektare di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya terealisasi setelah sebelumnya sempat terancam gagal panen.

Keberhasilan itu dirayakan dalam panen raya yang dihadiri Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye pada Selasa, (8/09/2026). Kegiatan berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 Wita dan dihadiri Anggota DPRD Takalar Ichsan Ariansyah Muchtar dan Nur Alim Rukman.

Puluhan petani bersama ibu-ibu warga Barugaya ikut hadir. Bagi masyarakat, panen tersebut bukan sekadar aktivitas pertanian, tetapi juga menjadi momentum syukuran atas hasil yang akhirnya dapat dinikmati petani.

Daeng Manye mengatakan sekitar 120 hektare lahan tebu tersebut sebelumnya berada dalam kondisi yang nyaris gagal panen. Namun, melalui fasilitasi Pemerintah Kabupaten Takalar bersama PTPN, seluruh lahan akhirnya dapat dipanen.

“Alhamdulillah, kurang lebih 120 hektare yang hampir gagal panen, tetapi karena fasilitasi Pemda dan PTPN akhirnya semua dipanen,” kata Daeng Manye.

Menurut dia, hasil panen mulai memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama petani tebu di Desa Barugaya.

Daeng Manye juga mengapresiasi kehadiran anggota DPRD Takalar yang dinilainya aktif turun ke masyarakat dan menyerap langsung aspirasi warga.

“Tepuk tangan untuk Pak Dewan, beliau sering hadir dan selalu membersamai saya ketika turun kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat penting untuk memastikan kebutuhan petani mendapat perhatian pemerintah.

Selain DPRD, Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada pihak PTPN yang selama ini intens berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Takalar mengenai perkembangan komoditas tebu dan kondisi petani.

“Seringka koordinasi dengan beliau, membicarakan bagaimana perkembangan tebu dan bagaimana rakyat yang ada di Takalar ini,” katanya.

Bagi Daeng Manye, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PTPN menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan usaha petani tebu. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya memperjuangkan agar masyarakat petani mendapatkan dukungan melalui berbagai program.

Dalam kesempatan itu, Daeng Manye meminta Dinas Pertanian Takalar memasukkan masyarakat Barugaya dalam CPCL agar dapat menjadi sasaran program pemerintah pada masa mendatang.

“Masukkan dalam CPCL, sehingga menjadi perhatian pemerintah ke depan,” tegasnya.

Ia juga berharap PTPN dapat terus memberikan dukungan, khususnya dalam proses penanaman, sehingga masyarakat dapat lebih fokus mengelola lahan yang mereka miliki.

“PTPN untuk tanam sehingga masyarakat kita fokus,” ujarnya.

Daeng Manye mengatakan keberhasilan panen tersebut menjadi kabar baik karena berkaitan langsung dengan penghidupan masyarakat.

“Saya datang membawa kabar gembira, perjuangan saya bersama teman-teman semua, termasuk PTPN, untuk memajukan kesejahteraan rakyat di Barugaya,” katanya.

Ia kemudian mengajak masyarakat Barugaya menjaga kekompakan sekaligus mendukung program pemerintah daerah. Daeng Manye juga mengingatkan warga untuk mensyukuri hasil panen sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Semakin banyak bersyukur, maka insyaallah nikmatnya ditambah oleh Allah SWT,” ujarnya.

Suasana panen raya juga diwarnai ajakan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ajakan itu disampaikan Daeng Manye mengingat kegiatan berlangsung dalam suasana bulan Maulid.

Panen raya berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 Wita dan ditutup dengan sesi foto bersama Bupati Takalar, petani, serta masyarakat yang hadir. (*)
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done